Kanal

Tipu Korban Dengan Modus Jual Air Zam Zam

Dua pelaku penipuan penjualan air zam zam melalui online - TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN

TRIBUNBATAM.id BATAM - Tim Macan Polresta Barelang mengamankam dua orang pelaku penipuan. Modus kedua orang tersebut yakni menjual Air Zam-zam asli dari Mekah melalui media sosial.

Pelaku utama yang diamankan teraebut yalni M Abdulah (36) yang memasarkan barangnya melalui media sosial. Pelaku berikutnya yakni Suyanto, orang yang pernah dipinjamkan nomor rekening untuk bertransaksi.

Abdulah yang ditemui di Polresta Barelang mengatakan, satu jerigen Air Zam-zam ia pasarkan seharga Rp 320 ribu dengan ukuruan lima liter.

Kemudian setelah ada korban mengirimkan uang, pelaku kemudian mem blok pertemanan di facebook.

"Tidak ada air itu saya jual, setelah uangnya di kirim, kemudian saya menghilang dengan mematikan pertemanan," sebut Abdulah.

Baca: Sering Terima Pesan Berhadiah? Simak 3 Cara Deteksi Penipuan WhatsApp dan Twitter

Baca: Waspada SMS Penipuan BPJS Ketenagakerjaan Beri Bantuan Cuma-Cuma. Ini Info Lengkapnya

Baca: WASPADA! Modus Baru Penipuan Nasabah BCA: Email Pemberitahuan Rekening Diblokir

Salah satu korban yang membuat laporan ke Polresta Barelang mengungkapkan, kerugianya mencapai Rp 10 juta.

Karena dalam percakapan tersebut, Abdulah mengatalan jika membeli dengan jumlah besar harga akan diskon menjadi Rp 300 ribu.

"Terakhir saya di kirim Rp 15 juta dengan beberapa kali transfer," sebutnya.

Sementara itu, Suyanto (40) mengaku setiap ada transkasi ia mendapatkan uang Rp 100 sampai Rp 300 ribu. Menurutnya ia hanya sebatas meminjamkan no rek saja kepada pelaku.

"Saya gak tahu apa-apa. Yang jelas dia kirim uang ke rekening saya kemudian saya dikasih uang. Saya juga gak tanya itu uang dari mana," tambahnya.

Kedua pelaku diamankan di kawasan Sekupang oleh pihak kepolisian, sejauh ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, dengan adanya kasus ini, masyarakat bisa cerdas dalam berbelanja secara online.

"Jangan gampang percaya dengan orang-orang yang tidak kita kenal. Mending kita beli dengan orang yang jelas. Jangan karena murah terus kita tertarik dan akhirnya mengirim uang, kita tidak tahu kalau kita sudah tertipu," sebutnya.

Menurut Kasat, selama satu bulan ini sudah ada lima laporan terkait kasua penipuan dengam jualan Online. Dan kebanyakan para pelaku berada di luar Batam.(*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Sihat Manalu

Pimpin Selawatan di Panggung, Wanita Ini Mendadak Pingsan lalu Meninggal Dunia

Berita Populer