Danrem Wirapraja : Pulau Terluar Harus Dibangun Monumen
Tribun Batam - Jumat, 3 September 2010 13:27 WIB
Share |
maja-tengah-membetullkan-posisi-sang-merah-putih-di-monumen-rengasdengklok-foto-eko-yudha.jpg
FOTO IST
Ilustrasi Tugu Merah Putih
Berita Terkait
Laporan Abd Rahman Mawazi wartawan tribunnewsbatam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- Polemik perbatasan antara Indonesia dan Malaysia sulit untuk bisa diselesai dalam waktu dekat. Hal itu dikarenakan banyaknya pulau-pulau terluar masih belum mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Kenyataan itu diungkapkan oleh Danrem Wirapraja Kolonel Zainal Abidin saat buka puasa bersama di Makodim 0316 Batam. Menuturnya, langkah sederhana yang bisa dilakukan pemerintah adalah adalah mendirikan monumen bendera merah putih sebagai tanda bahwa pulau tersebut milik Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kemarin kami telah mengibarkan bendera merah putih saat HUT kemerdekaan di tiga pulau terluar yang kami anggap paling strategis. Selanjutnya sudah tugas pemerintah Kepri untuk membuat suatu tanda atau monumen bahwa itu pulau kita," katanya.

Adapun tiga pulau yang dimaksud adalah pulau Tekong Hiu, Pulau Sekatung, dan Pulau Subi Kecil yang berada digugusan pulau Selasar. Ketiga pulau tersebut perlu dijaga ketat karena merupakan segitiga pulau terluar yang sangat strategis dan perlu mendapatkan penjagaan yang ketat.

Zainal mengakui telah melakukan koordinasi dengen pemerintah provinsi Kepri terkait tiga pulau tersebut agar jangan sampai diklaim oleh negara lain. "Beberapa waktu lalu sudah saya sampaikan perlunya membuat monumen disana, dan Gubernur akan secepatnya merealisasikan itu dan bahkan dianggap sebagai prtioritas," kata Zainal lagi.

Editor : dedy suwadha

© 2010 Tribunnews-Batam.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe