Laporan Abd Rahman Mawazi wartawan tribunnewsbatam
TRIBUNNEWSBATAM,BATAM- Polemik perbatasan antara Indonesia dan
Malaysia sulit untuk bisa diselesai dalam waktu dekat. Hal itu
dikarenakan banyaknya pulau-pulau terluar masih belum mendapatkan
perhatian dari pemerintah.
Kenyataan itu diungkapkan oleh Danrem
Wirapraja Kolonel Zainal
Abidin saat buka puasa bersama di Makodim 0316 Batam. Menuturnya,
langkah sederhana yang bisa dilakukan pemerintah adalah adalah
mendirikan monumen bendera merah putih sebagai tanda bahwa pulau
tersebut milik Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kemarin kami telah mengibarkan bendera merah putih saat HUT
kemerdekaan di tiga pulau terluar yang kami anggap paling strategis.
Selanjutnya sudah tugas pemerintah Kepri untuk membuat suatu tanda atau
monumen bahwa itu pulau kita," katanya.
Adapun tiga pulau yang
dimaksud adalah pulau Tekong Hiu, Pulau Sekatung, dan Pulau Subi Kecil
yang berada digugusan pulau Selasar. Ketiga pulau tersebut perlu dijaga
ketat karena merupakan segitiga pulau terluar yang sangat strategis dan
perlu mendapatkan penjagaan yang ketat.
Zainal mengakui telah
melakukan koordinasi dengen pemerintah provinsi Kepri terkait tiga pulau
tersebut agar jangan sampai diklaim oleh negara lain. "Beberapa waktu
lalu sudah saya sampaikan perlunya membuat monumen disana, dan Gubernur
akan secepatnya merealisasikan itu dan bahkan dianggap sebagai
prtioritas," kata Zainal lagi.