Gunung Sinabung Meletus
XL Pastikan Layanan Tetap Prima
Bekerjasama dengan Kepolisian Resor (Polres) setempat, sejak Sabtu malam (28/8), XL telah menyalurkan bantuan darurat
Dengan demikian, layanan seluler di daerah tersebut tetap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, termasuk oleh aparat penanganan bencana. Sementara itu, bantuan darurat dari XL telah sampai di lokasi dan bisa langsung dibagikan kepada para pengungsi korban bencana.
VP West Region XL, Agus Simorangkir mengatakan pihaknya terus memantau kondisi jaringan di lokasi, termasuk juga memastikan layanan seluler XL bisa tetap beroperasi dan melayani masyarakat dengan normal.
"Selain itu, tim XL juga langsung terjun untuk membantu masyarakat dengan mengerahkan bantuan ke lokasi-lokasi pengungsian," kata Agus Simorangkir dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (30/8).
Bekerjasama dengan Kepolisian Resor (Polres) setempat, sejak Sabtu malam (28/8), XL telah menyalurkan bantuan darurat sebagai bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat korban bencana di sekitar lokasi.
Bantuan dari XL antara lain berupa penyediaan bahan makanan, serta fasilitas Telepon Umum Gratis (TUG). Tidak lupa, XL juga membagikan kartu perdana gratis untuk mempermudah masyarakat dan aparat memanfaatkan layanan seluler dalam mengabarkan kondisi mereka, serta melakukan koordinasi penyaluran bantuan.
Sejak Senin, 30 Agustus 2010, XL juga sudah menginstal 2 modem untuk membantu akses internet bagi Media Center yang berada di Pendopo DPRD Karo, Kaban Jahe.
Di Kabupaten Karo, terdapat sedikitnya 42 BTS XL (2G/3G), yang melayani sekitar 200 ribu pelanggan. Selain itu, karena jaringan fiber optic XL juga melalui Tanah Karo, maka kualitas layanannya juga relatif tidak terganggu meskipun hujan abu pekat sempat turun dan bisa menganggu kinerja perangkat pemancar microwave di daerah ini.
Sedangkan di seluruh Provinsi Sumatera Utara, XL memiliki sekitar 750 BTS (2G/3G) yang melayani hampir 2 juta pelanggan. Di seluruh Sumatera, XL memiliki hampir 5.000 BTS (2G/3G) melayani sekitar 7,5 juta pelanggan.
"Kami akan terus berusaha menghimpun dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban. Mudah-mudahan apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan membantu meringankan para korban," lanjut Agus Simorangkir. (ewa)