Kebakaran

Hartono Terpangang Hidup-hidup

Korban saat itu hendak mengambil air untuk memadamkan api, setelah terlebih dulu menolong adiknya.

zoom-inlihat foto Hartono Terpangang Hidup-hidup
FOTO UCU RAHMAN/TRIBUN BATAM
Suasana terakhir kebakaran di Sagulung Batam. Polisi memasang garis pengaman.
Laporan Ucu Rahman, wartawan  tribunnewsbatam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Kebakaran yang menghancurkan enam rumah, hingga kini masih diisolir polisi dan tim penanggulangan bencana alam. Diduga kuat akibat lilin.

Parlin Nainggolan Rw 05 yang menyaksikan kebakaran mengaku korban akan mengambil air, namu karena asap sudah banyak. Korban saat itu hendak mengambil air untuk memadamkan api, setelah terlebih dulu menolong adiknya.

Saat kejadian sekitar pukul 20.15 WIB pemukiman setempat sedang mati lampu. Setelah api padam warga langsung menolong korban dan menaruh langsung dikeranda.


Dijelaskan Parlin kalau korban Hartono (19) Korban hendak memindahkan bensin dari jeriken ke botol, tiba-tiba bensin menyambar lilin.

Melihat api terus membesar dan membakar toko peralatan sekolah, korban berusaha menyelamatkan adiknya yang masih di dalam. Namun saat mencari air itulah Hartono terjebak dan tidak bisa menyelamatkan diri.

Seluruh tubuh Hartono gosong. Kedua kaki korban,tangan dan kepala sudah hancur. Hanya tubuh korban yang masih utuh. Mayat korban akhirnya dibawa ke RSOB untuk di otopsi.


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved