Gunung Merapi Meletus

"Selamat Jalan Sobat" Wartawan Vivanews Dimakamkan

Yuniawan Wahyu Nugroho alias Wawan dimakamkan pada Kamis siang (28/10) pukul 11.00 WIB

TRIBUNNEWSBATAM, JAKARTA - Beberapa jam setelah Wartawan Vivanews, Yuniawan Wahyu Nugroho alias Wawan dimakamkan pada Kamis siang (28/10) pukul 11.00 WIB, akun Facebook-nya langsung dibanjiri ucapan dukacita.

Mayoritas ungkapan dukacita terutama ditujukan kepada istri almarhum, Endah Saptaningsih, 42, dan dua anak yang ditinggalkannya yakni Sita Ardiyanti Laksiningtyas (18), dan Krisnayanti Cahayaningtyas (13).

 
Seorang sahabat dekat Wawan langsung mengirim album foto bertajuk "Selamat Jalan Sobat" yang berisi foto-foto prosesi pemakaman Wawan di Kompleks Pemakaman Umum Kristen Kupang Lor, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Jenazah dikebumikan Kamis siang kemarin. Sebelumnya, dilakukan upacara pemberkatan oleh keluarga dan para lelayu di rumah duka, dipimpin pendeta Setyo Utomo dari Gereja Kristen Jawa Ambarawa.

 
"Ikut berdukacita ya Mbak, Tuhan memberkatimu," kata Yohannes Haryono, mengungkapkan dukacita kepada istri Wawan lewat pesan di Facebooknya. Tampak dalam foto, pusara makam Wawan bertabur bunga, lengkap dengan nisan salib bertuliskan bertuliskan tanggal lahir dan wafatnya. Pusara Wawan juga dipasang sebuah foto close up almarhum. "Bila Tuhan memanggil, siapa yang dapat berpaling? Slamat jalan Mas Wawan, tempatmu sudah disediakan-Nya di sana.. til we meet again," ucap teman dekatnya, Dessy Ratnaningtyas.

Seperti diberitakan sebelumnya, jasad Yuniawan ditemukan di sekitar rumah Mbah Maridjan, di Desa Kinahrejo, Cangkringan, Slematan, Yogyakarta, Selasa (26/10) sekitar pukul 22.00 WIB dalam keadaan hangus terbakar awan panas. Wawan tercatat pernah berkarir sebagai wartawan senior di Harian Suara Pembaruan. Ia juga pernah menjadi Redaktur di Harian Koran Jakarta sampai akhirnya menjadi Redaktur Senior di Vivanews.
 
Meskipun seorang Kristiani taat, namun Wawan semasa hidupnya bergaul dekat dengan sejumlah narasumber dari kalangan ulama dan tokoh Islam. Almarhum berkawan dekat dengan tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Syaifullah Yusuf (sekarang menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur). Karena pergaulannya dengan tokoh-tokoh dunia Islam itu, wajar bila Wawan sangat memahami peta politik dan pengetahuan tentang Islam. Kepergian Wawan pantas dijadikan keteladanan. Demi menyelamatkan nyawa juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan, Wawan berani ambil risiko mendekati zona bahaya yang hanya berjarak 4 kilometer dari Puncak Merapi. Namun Tuhan berkehendak lain. Karena Wawan akhirnya wafat diterjang "Wedus Gembel" (awan panas Merapi) bersama Mbah Maridjan
Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved