TKW Disiksa
KJRI Masak Sayur Lodeh demi Sumiati
KJRI di Arab Saudi, berusaha semaksimal mungkin untuk membantu pemulihan fisik dan psikis Sumiati,
Tidak hanya memberikan bantuan medis dan pendampingan proses hukum, KBRI dan KJRI juga berusaha menuruti semua keinginan Sumiati yang kini masih terbaring di RS Kings Fahd Madinah. "Dia (Sumiati) minta tahu, sayur lodeh, bakso, kita kasih. Kita sendiri yang buat. Di sini kan saat Idul Adha pada libur," ujar Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi, Zakaria Anshar, saat dihubungi, Sabtu (20/11/2010).
Tidak hanya itu, pihak KJRI juga menempatkan satu orangnya untuk menjaga Sumiati selama 24 jam penuh di rumah sakit. Sumiati terlihat nyaman dengan banyaknya perawat rumah sakit yang justru berasal dari Indonesia. "Itu dilakukan dalam rangka pemulihan, biar dia merasa aman, tenang. Sehingga tidak ada perasaan yang aneh-aneh," ujarnya.
Sumiati tampak gembira setelah rombongan Kementerian Luar Negeri datang bersama pamannya, Julkarnain.
Selain perawatan secara medis, upaya pemerintah dengan menempatkan seorang staf KJRI, kedatangan keluarga dan perwakilan pemerintah, telah membantu pemulihan kesehatan Sumiati. "Alhamdulillah, sekarang makin baik. Banyak kemajuannya. Dia sudah bisa makan sendiri. Bisa bicara banyak," terangnya. Hal yang tidak kalah penting, lanjut Zakaria, pihak KBRI dan KJRI tetap memantau proses hukum terhadap majikan Sumiati, orang yang diduga melakukan penyiksaan tersebut.
Kepada keluarganya yang ada di Dompu, Bima, NTB, Sumiati berpesan agar banyak berdoa demi kesembuhannya. "Sumiati minta doa keluarganya. Dia sedang dirawat. Dia senang, banyak orang Indonesia di sekitarnya, termasuk pamannya," imbuhnya.