Hang Nadim Corner
Penerbangan Garuda Baru Normal Dua Hari ke Depan
Penerbangan Garuda baru akan kembali normal dalam dua hari ke depan. Hal tersebut
"Saya sudah komunikasi dengan Dirut Garuda, mereka gunakan perubahan satu sistem yang sebenarnya ke depannya jauh lebih efisien baik dari segi kru, jadwal dan lainnya," ujar Hatta di kantornya, Selasa (23/11).
Namun, lanjutnya, sistem tersebut ternyata down secara tiba-tiba sehingga harus diperbaiki. "Tapi sistem itu tiba-tiba down sehingga harus susun kembali, sistemnya akan kembali dalam dua hari ke depan," katanya.
Seperti diketahui, Garuda akan masuk ke dalam aliansi penerbangan dunia, Global Alliance Sky Team dengan syarat menerapkan Integrated Operational Control System (IOCS).
Namun ternyata, sistem penerbangan maskapai tersebut di Bandara Soekarno Hatta mengalami gangguan sehingga terjadi puluhan keterlambatan penerbangan dan pembatalan penerbangan Garuda.
Global Alliance adalah aliansi perusahaan penerbangan di seluruh dunia yang saat ini beranggotakan 13 maskapai seperti KLM, Air France, Korea Airlines, Delta Airlines, Aeroflot, Aero Mexico dan Chinna Southern.
Rencananya, acara penandatanganan masuknya Garuda ke Global Alliance dilakukan Selasa (23/11) ini di Jakarta.
Selama ini Garuda menerapkan sistem untuk memonitor pergerakan pesawat, pergerakan awak kabin, dan sistem untuk memonitor jadwal penerbangan secara sendiri-sendiri.
Dalam kaitan dengan upaya peningkatan sistem operasional penerbangan, Garuda menerapkan sistem baru Integrated Operational Control System yang mengintegrasikan sistem yang tadinya berdiri sendiri-sendiri itu.
Walaupun telah disiapkan dengan baik dan juga telah disimulasikan, namun mengingat sistem yang baru ini akan mengelola kegaiatan penerbangan GA yang cukup besar, yang melibatkan 81 pesawat, 580 penerbang, 2.000 awak kabin dan penerbangan yang mencapai 2.000 setiap minggunya, maka dalam proses migrasi/transisi dari sistem lama ke sistem baru, masih juga terjadi ketidaksinkronan data/informasi khususnya menyangkut jadwal tugas para awak kabin.
Akibat ketidaksesuaian antara jadwal awak kabin dan jadwal penerbangan yang ada, maka hal tersebut yang mengakibatkan sejumlah penerbangan Garuda delay dan ada di antaranya dibatalkan.(inc)