Lowongan CPNS 2010

Ternyata Kepsek SMPN 11 Enam Kali Gagal Tes CPNS

Kisah Sukses Kepala Sekolah SMPN 11 Drs Hernowo, Enam Kali Gagal Ikuti Tes CPNS

Ternyata Kepsek SMPN 11  Enam Kali Gagal Tes CPNS
Tribunnews Batam / Candra P
Kepala Sekolah SMPN 11 Drs Hernowo

Laporan Candra P Pusponegoro, Wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM, Drs Hernowo merupakan kepala sekolah sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 11 Batam. Ternyata, dibalik perjalanan karirnya sebagai kepala sekolah, ia memiliki segudang pengalaman yang hebat dan patut ditiru. Salah satu perjuangan suskesnya ialah menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan kepala sekolah di sekolah yang berbeda.

Saat Tribun mendatangi ke SMPN 11, pria berusia 45 tahun terlihat sibuk. Maklum di sekolahnya sedang diadakan ujian semester. Ayah satu anak ini sangat sederhana dalam berpenampialn, sehingga tidak menampakkan bahwa ia seorang pejabat di sekolahnya. Walau ia sudah bertahun-tahun tinggal di tanah Melayu, logat Jawanya masih kental.

"Saya gagal enam kali untuk menjadi seorang PNS. Tetapi inilah hidup, tidak ada kesuksesan tanpa sebuah perjuangan. Dan hasil dari perjuangan pasti akan mendapatkan hasil yang memuaskan," ujar Hernowo kepada Tribun kemarin.

Dibalik semua itu, pria kelahiran Malang 15 Januari 1965 silam juga mahasiswa alumni FMIPA jurusan biologi Universitas Riau Pekanbaru tahun 1992. Kedua orang tuanya adalah transmigran yang sukses. Ayahnya bernama (alm) Hadi Pitoyo dan ibunya (alm) Tumiyem. Ia berkiblat kepada ayahnya yang disiplin dan tangguh.

"Ayah saya seorang petani suskes di daerah transmigran dan juga sekretaris desa. Bapak dan ibu saya selalu mengajari untuk giat dan disiplin. Alhamdulillah saya bisa seperti ini berkat bimbingan dan arahan dari orang tua saya," ujarnya.

Ayah dari Hermawan Romadhon ini sebelum menjadi seorang PNS, ia pernah menjadi guru honorer di SMP Bhayangkari Pekanbaru Riau. Setiap ada pembukaan lowongan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) ia tidak pernah absen untuk mengikutinya. Bahkan selama enam kali mengikuti tes CPNS, ia tidak pernah lolos.

"Kalau ditanya berapa kali tidak lolos tes CPNS, maka saya jawab enam kali secara berturut-turut saya gagal. Tetapi dengan kegagalan itu tidak menyurutkan tekad saya. Makanya saya terus mencoba dan alhamdulillah tahun 1998 lolos dan diterima sebagai PNS," kenangya.

Menurut suami dari Sukmalinda itu menjelaskan bahwa sejak diterima sebagai PNS ia langsung mengajar di SMPN 5 Pulau Buluh Batam. Kinerja dan sikap disiplin selalu diterapkan dalam bekerja. Sehingga tahun 2006 ia diangkat menjadi kepala sekolah SMPN 25. Selanjutnya dipindahtugaskan menjadi kepala SMPN 11 tahun 2008 hingga sekarang.

"Saat ini saya juga sebagai tim perumus kurikulum. Kunci keberhasilan adalah bekerja keras, displin, jujur, ikhlas, dan tawakal. Sebab Tuhan akan memberikan kepada manusia sesuai apa yang sudah diusahakannya. Kemudian jangan suka mencari-cari kelemahan dan kesalahan orang lain," jelasnya.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved