Musim Haji 2010

Kloter 9 Pernah Demo Keluhkan Penginapan

Kloter 9 pernah demo keluhkan Penginapan

Kloter 9 Pernah Demo Keluhkan Penginapan
Tribunnews Batam / Muhammad Ikhsan
Keharuan mewarnai penyambutan jamaah haji tiba di Batam
Laporan Abd Rahman Mawazi, wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Kloter 9 embarkasi Batam sempat melakukan demo pada saat berada di Saudi Arabia. Hal itu terungkap pada saat rapat evaluasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Batam Centre, Senin (13/12).

Dari keterangan Kakanwil Kemenag Riau yang disampaikan oleh Kabid Haji dan Zakat, Jalaluddin, keluhan dari kloter 9 tersebut karena kekecewaan para jamaah sebab penginapan yang digunakan berbeda-beda kualitas pelayanan.
 
Menurutnya, uang sewa yang kenakan kepada jamaah kloter 9 tersebut sebesar 3400 Riyal tetapi kondisinya sangat memprihatinkan, khusunya toilet, lif, dan kamar. Bahkan jamaah sempat terjebak di lif selama 15 menit.

"Hal ini diperparah lagi dengan tidak adanya transportasi dari penginapan ke Masjidil Haram yang jaraknya sekitar 4 kilometer. Ketika itu, jamaah juga ada yang akan menumpang bis dari jamaah Jakarta, namun mereka malah diusir. Inilah yang membuat jamaah tambah kesal sementara ongkos mereka untuk ke Masjidil Haram sudah menipis," terangnya.

Jamaah menuntut agar panitia memindahkan mereka ke tempat lain atau mengembalikan selisih biaya dengan penginapan lain yang hanya 2800 Riyal. Masalah tersebut baru teratasi ketika PPIH pusat yang berada di Mekah mengembalikan uang sebesar 400 Riyal. Jalal berharap agar masalah tersebut disampaikan kepada PPIH pusat sebagai catatan agar hal tersebut tidak terulang lagi.

Adapaun  jamaah dari embarkasi Batam yang berangkat pada musim haji 2010 ini sebanyak 10.026 orang. Mereka terdiri dari 1.052 orang dari Kepri, 5.078 orang dari Riau, 1.423 orang dari Jambi, 2.356 orang dari Kalimantan Barat, dan 115 orang petugas.

Adapun jamaah yang wafat sebanyak 28 orang, 25 orang meninggalkan di Saudi Arabia dan 3 orang meninggal di Batam pada masa debarkasi. Hingga saat ini masih terdapat 8 orang jamaah yang masih mendapatkan perawatan di Saudi Arabia.

"Mudah-mudahan mereka bisa kembali ke tanah air lagi dengan bergabung bersama kloter terakhir atau pesawat lainya," kata Razali, selaku ketua PPIH Batam. Menurutnya, biasanya para jamaah akan diikutkan dengan pesawat tujuan Jakarta dan kemudian akan diberangatkan ke daerah asal mereka.

Tadi malam, kloter 23 yang merupakan kloter terakhir deberkasi Batam tiba bandara Hang Nadim sekitar pukul 23.30 WIB. Kloter ini merupakan kloter gabungan yang terdiri dari beberapa daerah termasuk sekitar 30-an jamaah asal Batam.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved