Jelang Pilwako Batam 2011

TPS di Daerah Rawan Dijaga Ketat Polisi

Polisi Petakan Tingkat Kerawanan TPS

Laporan  Muhammad Ikhsan Wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM -
Jelang hari pencoblosan Pemilukada Walikota Batam 5 Januari 2011, pihak Polresta Barelang tampaknya sudah mulai melakukan pemetaan terhadap tempat pemungutan suara (TPS) berdasarkan tingkat kerawanan.

Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol M. Sholeh menjelaskan bahwa klasifikasi pemetaan tersebut di bedakan atas jarak tempuh yang diambil dari markas Polresta Barelang terhadap lokasi TPS.

"Pengamanan TPS dan penempatan jumlah anggota akan dibagi berdasarkan tingkat kerawanannya, TPS diklasifikasikan menjadi empat status yaitu Aman, Rawan1, Rawan2 dan Rawan Khusus," jelas Sholeh beberapa waktu lalu.

Untuk lokasi dengan status aman, formasi pengamanan mencakup 4 TPS yang akan bisa diback-up satu petugas kepolisian dan 8 petugas Linmas, selanjutnya peningkatan status pada Rawan 1,  satu polisi dan 6 Linmas akan memantau 3 TPS.

Seterusnya pada Rawan2, 1 Polisi dan 4 linmas akan terfokus pada masing-masing 2 TPS. Dan yang terakhir untuk rawan khusus, Polresta Barelang akan menempatkan satu orang anggotanya untuk setiap TPS, sedangkan anggota Linmas minimal 2 orang ditempatkan dilokasi tersebut. 

Kriteria status tersebut diambil berdasarkan jarak dan letak geografis dari markas Polresta Barelang. Rawan 1 jarak tempuh dari Polresta sekitar 2 Jam. Rawan2 jarak diatas 4 jam. Sementara yang terakhir untuk status rawan khusus, ditujukan pada lokasi TPS yang mengharuskan anggota untuk stand by 1 hari sebelum pencoblosan seperti daerah pulau-pulau.

Untuk menunjang kerja satuan kepolisian para Linmas pun sebenarnya telah siap untuk disiagakan disetiap TPS. Sebelumnya secara marathon, pelatihan telah diberikan kepada seluruh satuan Linmas yang ada di 12 kecamatan di Kota Batam.

Secara keseluruhan petugas Linmas yang akan bertugas dalam pelaksanaan Pemilukada wako ini berjumlah 3.576 orang.

Kepala Badan Kesbangpol Linmas, Zulhendri mengatakan bahwa materi pelatihan Linmas sebelumnya sudah diberikan oleh nara sumber yang berasal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam, Polresta Barelang dan dari Kesbangpol Linmas sendiri. Dari Kesbangpol Linmas, materi yang diberikan berupa permasalahan linmas serta peningkatan kapasitas, tugas dan fungsi mereka di TPS.

"Tujuan diberikannya pelatihan tersebut, untuk memberikan pembekalan sehingga ada peningkatan kualitas kepada para anggota Linmas yang bertugas pada saat Pemilu nanti. Pasalnya, dari petugas Linmas yang bertugas saat ini, sebagian merupakan petugas Linmas yang baru," jelas Zul sebelumnya.

"Kenapa mereka perlu kita berikan pembekalan? Hal ini karena tingkat mobilitas petugas Linmas ini cukup tinggi. Dari 9 orang anggota KPPS, 2 orang diantaranya adalah petugas Linmas,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved