Penerimaan CPNS 2010
Polres Pinang Bidik Panitia CPNS Kota Tanjungpinang
Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang tetap serius mengusut dugaan KKN pada penerimaan CPNS
Laporan Ogas Jambak Wartawan Tribunnews Batam
TRIBUNNEWSBATAM, TANJUNGPINANG - Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang
tetap serius mengusut dugaan KKN pada penerimaan CPNS Kota Tanjungpinang 2010.
Setelah mengumpulkan beberapa bukti dan mengintrograsi peserta CPNS drg Ummi
Pratiwi, Jumat (14/1) penyidik memeriksa panitia penerimaan CPNS Kota
Tanjungpinang.
Ketua Panitia CPNS 2010 yang juga Plt Kepala BKD Tanjungpinang, Pok Yong Kadir memenuhi pangilan penyidik, sekitar pukul 10.00 WIB. Asisiten III bidang adminitrasi umum Pok Yong datang bersama anggota panitia lainya, A Yani (Kadis kesehatan-red) yang merupakan ketua tim seleksi adminitrasi.
Berdasarkan informasi yang diterima Tribun, penyidik Unit
III Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang memangil 4 anggota panitia dari 25
panitia yang ditunjuk Walikota Tanjungpinang Hj Suryatati A Manan. Mereka
adalah Ketua Pok Yong Kadir, Kadis Kesehatan A Yani, Kadis Pendidikan A Hadi,
dan Kepala Inspektorat Syofyan.
Pemeriksaan dihentikan penyidik saat waktu sholat Jumat tiba, dan keduanya kembali diperiksa oleh penyidik. Setelah istirahat siang, A Hadi baru datang memenuhi pangilan penyidik dan hingga berita ini diturunkan penyidik masih melakukan pemeriksaan.
Dalam pemeriksaan penyidik mempertanyakan proses penerimaan CPNS di Lingkungan Pemko Tanjungpinang, dari mulai pendaftaran hingga pengumuman peserta yang lulus. Namun polisi masih engan membeberkan materi pemeriksaan karena masih bersifat penyelidikan atas dugaan KKN pada proses penerimaan CPNS ini.
Kapolres AKBP Suhendri SHSIk melalui Kasat Reskrim AKP Arif Budi Poernomo membenarkan pihaknya memangil beberapa orang panitia penerimaan CPNS Kota Tanjungpinang 2010. “Kita masih melakukan penyelidikan, dan belum dapat memberikan penjelasan tentang materi pemeriksaan,†ungkap Arif Budi.
Pok Yong Kadir, yang dicegat wartawan saat istirahat
pemeriksaan mengatakan dirinya hanya memberikan klarifikasi atas penerimaan
CPNS 2010. dia mengatakan adanya peserta ujian yang diluluskan padahal tidak
mengikuti ujian, merupakan kesalahan dari badan sains teknologi Universitas
Indoensia yang melakukan pemeriksaan hasil ujian.
“Kami hanya menerima hasil dan melaksanakan ujian, sedangkan pemeriksaan merupakan wewenang UI yang bekerjasama dengan Pemko,†ungkap Pok Yong.