Curanmor

Deden Kehilangan Motor Saat Memancing Ikan

Kegemaran memancing menjadikan sebagian orang lupa akan bahaya mengancam

Laporan Ucu Rahman, wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Kegemaran memancing menjadikan sebagian orang lupa akan bahaya mengancam. Karena konsentrasinya dengan kail dan ikan yang akan ditangkap, Deden Permana (29) tidak tahu kalau sepeda motor Yamaha Mio milinya dibawa kabur orang.

Pria yang tinggal di Perumahan PLN Blok D Batam Center ini harus termangu mengetahui motor kesayangannya hilang, Minggu (16/1) sekitar pukul 12.00 WIB di areal Dam Duriangkang, Mukakuning tepatnya didepan Sungaidaun.

Deden yang ditemani Maryani istrinya saat mendatangi Maposlek Seibeduk untuk melaporkan kejadian itu, Senin (17/1) menuturkan, awal kedatangannya ke lokasi dam sekitar pukul 10.00 WIB dan susana disana masih ramai."Disekitar Dam memang ada banyak orang yang mancing," ujar Deden.

Karena merasa aman Deden lantas memarkirkan motor kreditnya yang baru diangsur enam bulan itu di pinggir Dam. "Selang sekitar dua jam mancing, saya balik,"ungkap Deden kepada Piket kepolisian Di Polsek Seibeduk, Senin (17/1).

Terungkap kalau sepada motornya hilang kata Deden saat di hendak beranjak pulang untuk makan siang. Betapa kaget dia saat kembali ke tempat parkir motornya mengetahui kalau sepada motornya sudah tak ada lagi. Padahal kunci kontan sepada
motornya di gantung di lehernya saat memancing. "Saya coba cari ke sekeliling tapi tetap nggak ada, "ujarnya penuh penyesalan atas
kejadian itu.

Yang lebih membuat pria berbadan tambun ini ketakutan akan kehilangan motornya itu karena STNK serta kunci laseret motor tersebut ada di dalam jok motor.

"Padahal baru enam bulan saya kredit motor itu, ikan tak dapat motorpun hilang,"ujar Deden.

STNK motornya itu sambung Deden atas nama Maryani istrinya. Namun karena hari libur saat itu motor tersebut dipakainya untuk memncing. Takut kalau motornya tak kembali Deden akhirnya melaporkan kehilangan tersebut ke polisi untuk ditindak lanjuti. Kini masalah tersebut tengah ditangai oleh pihak kepolisian Seibeduk.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved