Polda Kepri
Enam Teroris Serang Markas Brimob Kepri
Teroris Menyerang Markas Brimob Kepri
BATAM, TRIBUN - Sebanyak 30 personil pasukan crisis respon time (CRT) antiteror Satuan Brimobda Kepri, Tambesi berupaya menghadapi situasi kritis terhadap gangguan ketertiban dan keamanan nasional (Kamtibnas) di mako Sat Brimobda Kepri Tambesi, Sagulung, Jumat (4/2) sekitar pukul 24.00 WIB.
Kasat Brimobda Kepri Kombes Pol Waris Agono kemarin menuturkan CRT tersebut terkait pembentukan CRT yang baru setelah personil CRT pertama yang berjumlah 12 personil, tujuh diantaranya telah ditarik ke Ditreserse Polda Kepri. Semua diseleksi dalam pelatihan yang digelar penanggulangan teroris kali ini.
"CRT yang lama tinggal 5 personil ditambah 27 personil CRT yang baru kita bentuk lagi TIM CRT di Sat Brimobda ini,"ungkap Waris, Jumat (4/2).
Ke 32 personil CRT yang baru dibentuk tersebut kata Waris di pilih melalaui seleksi yang cukup ketat. Diantaranya mencakupi psikotest, tes jasmani, uji tembak, renang, bela diri dan selam. Personil CRT yang baru tersebut sudah melalui masa latihan selama 25 hari yang lalu.
"Ini hari ( Jumat, 4/2/2011) yang terakhir dan mereka akan melakukan stimulasi melumpuhkan 6 orang teroris,"ujar Kasat.
Dalam pengarahannya sebelum acara stimulasi dimulai, Waris menegaskan kepada anakabuahnya itu agar selalu tengan, akurasi, waspada, fokus dab konsentrasi terhadap apa yang akan di lumpuhkan.
"Perhiitungkan situasinya agar benar-benar clear, sebelum menyarang, "himbau Kasat di depan personil CRT tersebut.
Acara stimulasi di mulai dengan informasi laporan masuk yang mengatakan ada enam teroris di salah satu rumah di perumahan Medioraya Tambesi Sagulung. Para teroris berencan menyerang markas Brimob tersebut. Menerima laporan tersebut, personil CRT bergerak dengan cepat mempersiapakn perlengkapan tempur. Setelah mendengarkan komdana regu CRT tentang sitim penyerangan berurutan. Pasukan CRt bergerak kelokasi teroris dengan menggunakan dua buah mobil dalmas.
Sampai di dekat lokasi tempat teroris, personil CRT yang dibagi dalam tiga kelompok langsung mengirim tim pengintai dahulu ke lokasi.
Setelah mendengar instruksi dari tim pengintai bahwa suasana clear, tim CRT secara mneyeluruh langusng mengepung lokasi teroris dan melakukna eksekusi terhadap enam personil teroris yang di lengkapi dengan senjat laras panjang.
Saat itu terjadi saling tembak antara personil CRT dan teroris. Namun selang tak berapa lama situasi berhasil di kuasai CRT. Personil teroris berhasil di lumpuhkan. Sebegian CRT mengamankan keenam teroris yang berhasil di lumpuhkan dan sebagiannya tetap waspada mengamankan pertahanan terhadap kemungkinan serangan susulan.
Setelah suasana benar-benar aman baru ke enam tersangka teroris yang sudah dilumpuhkan di evakuasi untuk dianalisa dan evaluasi ulang.