Property

Akan Dibangun 5000 Unit Rumah Sederhana Sehat

Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) membuat program perumahan sederhana sehat yang bisa dimiliki

Laporan Anne Maria wartawan Tribunnews Batam

BATAM, TRIBUN- Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) membuat program perumahan sederhana sehat yang bisa dimiliki oleh beberapa masyarakat kurang mampu. Program ini jadi sorotan setelah minimnya pembangunan rumah sederhana di Indonesia.

Dalam kegiatan konsultasi regional wilayah barat program pengembangan RPAD, DAK, PLP2K, dan BK-PSU yang diadakan di Goodway Hotel, Jumat (11/2/2011) dibahas mengenai Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) serta Dana Alokasi Khusus (DAK).

Ketika ditemui tribun, Ketua Kehormatan DPD REI Mulia Permadi menyebutkan PSU serta DAK merupakan dua program bantuan dari Kemenpera bagi daerah. Hal tersebut karna, kelengkapan PSU pada perumahan dan pemukiman sering kali menjadi kendala dalam pembangunan rumah, Sementara pertumbuhan kebutuhan rumah baru sendiri meningkat sekitar 800 ribu unit per tahunnya.

"Di Batam sendiri meskipun pertumbuhan penduduknya meningkat dari tahun ke tahun tapi untuk proyeknya masih tidak terlalu banyak dibandingkan daerah-daerah lain. Namun tetap saja program ini ditujukan untuk pembangunan rumah sederhana sehat bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah di daerah-daerah termasuk Batam" sebutnya kepada tribun.

Disebut Mulia, di Batam akan dibangun sebanyak 3000 hingga 5000 unit rumah sederhana sehat di beberapa titik wilayah, seperti Tanjunguncang, Tanjungpiayu, Batuaji, dan banyak lagi. Mengapa dibuat di kawasan pinggiran, karena harga tanah di tengah kota sudah terlalu mahal. Adapun bentuk-bentuk dari bantuan dikatakannya seperti saluran air, jalan, aliran listrik dan banyak lagi.

"Rumah sederhana sehat ini sendiri nantinya hanya bisa di beli oleh masyarakat kecil yang sama sekali belum memiliki rumah. Dan ada juga syarat lainnya, yakni pembeli pun harus menunjukkan slip penghasilannya yang maksimal Rp.2,5 juta per bulan baru akan mendapat FLPP (Fasilitas dan Likuiditas Pembiayaan Perumahan)," jelasnya lagi.

Kebijakan tersebut menurutnya agar Rumah sederhana sehat menjadi tepat sasaran, yakni kepada masyarakat golongan menengah ke bawah yang butuh hunian layak, seperti para pekerja yang berpenghasilan UMR.

Di lain sisi saat ditanyai tribun mengenai geliat properti di tahun 2011, pria ini menyebutkan jika dilihat dari beberapa indikator misalkan kondisi perekonomian, maka properti bisa meningkat 10 persen di banding 2010.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved