Kriminal
Aksi Jambret Makin Nekat Di Batam
Shinta Alami Kerugian Rp 2,5 Juta
BATAM, TRIBUN-Shinta Wahyuni tidak menyangka kalau jambret nekad beraksi didekat rumahnya, Sabtu (12/2/2011) malam. Padahal saat itu Shinta baru saja pulang dari tempat kerjanya di Batuampar.
Saat memasuki komlek perumahan Tiban I, Sekupang sekitar pukul 21.30 WIB tiba-tba ada sepeda motor Yamaha VGR mengapit kendaraan yang dikemudian dan langsung menarik tas yang diletaknya dibelakang atau di depan orang tuanya duduk berboncengan.
"Tiba-tiba aja pengendara sepeda motor itu langsung menarik tas yang berada ditengah-tengah antara saya dan ibu. Padahal sudah dekat, jaraknya empat rumah dari kediaman. Saya langsung saja kejar pelaku itu, namun kehilangan jejak,"ujar Shinta yang ditemui saat membuat laporan ke Polsekta Sekupang, Minggu (13/2/2011).
Shinta sendiri mangaku masih trauma atas kejadian yang menimpanya, karena salain dokumen penting hilang beberapa kunci kantor tempat dia bekerja juga ikut dibawa jambret. Namun sayang Shinta tidak melihat langsung wajah pelaku jambret itu, begitu juga dengan plat nomor sepeda motor.
"Saya tidak melihat langsung wajahnya, karena kejadiannya cepat sekali terjadi. Ciri-ciri pelaku berbadan tegap, tinggi, rabut sedikit cepak. Saya tidak sempat melihat wajahnya, saat itu saya berpikir bagaimana bisa mengejar pelaku dan mengambil tas saya yang sudah dirampas,"terang Shinta.
Atas kejadian itu, dia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 3,5 juta. Barang- barang yang hilang salag satunya seperti HP BlackBerry Bold, dokumen penting, dan beberapa unit kunci kantor tempat dia bekerja.
"Saya bingung yang ikut hilang itu kunci kantor. Bagaimana nanti mau mengambil berkas dan dokumen penting nantinya. Saya minta kepada pelaku mohon dikembalikan dokumen penting dan beberapa kunci kantor,"ujarnya.