Pesawat Jatuh

Evakuasi Pesawat Diwarnai Kesurupan

Evakuasi Pesawat Diwarnai Kesurupan

Laporan Muhammad Ikhsan, Wartawan Tribun Batam

BINTAN, TRIBUN - Evakuasi korban pesaawat Jatuh di Desa Berakit Bintan oleh Tim SAR sempat diwarnai kejadian kesurupan.

Tim BASARNAS Tanjungpinang yang sedang sibuk mengevakuasi hingga tengah malam, dikagetkan teriakan Seorang wartawan media Online, Intan yang tiba-tiba mengamuk dan hilang kendali. Akhirnya evakuasi terhenti malam itu.

"Ya sempat terhenti juga karena ada cewek wartawan yg kesurupan sekitar pukul 02.00 (dini hari)," ungkap salah seorang TIM SAR yang baru sampai mengantar jenazah PILOT CASA, Fadhlul Karim ke Ruang Jenazah RSUD Tanjungpinang, setelah dievakuasi dari TKP sekitar pukul 15.20 WIB.

Menurut kabar yang diterima dari warga sekitar ketika melihat evakuasi, yang bersangkutan sempat menggunakan air rawa tempat jatuhnya pesawat untuk bersih-bersih setelah buang air. Sebelumnya air dirawa lokasi kejadian tersebut memang dikeringkan sebelum evakusi dilakukan.

"Untung dia bisa ditenangkan oleh orang pintar yang disuruh kesana untuk menenangkan, kesurupannya sampai pagi," tukas warga setempat yang enggan menyebutkan namanya.

Namun hal tersebut tidak terlalu menggangu fokus tim evakuasi, Jenazah pilot Pesawat CASA milik PT SMEC, Fadlul Karim saat ini telah berada di Ruang Jenazah untuk diotopsi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved