Pesawat Jatuh
Pak Fadlul Pak Guruku yang Paling Baik
Pak Fadlul,Innalillahi...maaf belum sempet ketemu bapak lg,bapak sudah dipanggilNya dlm kejadian SMAC jatuh di Bintan
JAKARTA, TRIBUN -Jatuhnya pesawat casa C212-100 milik PT Sabang
Merauke Airline cargo yang berangkat dari bandara Hang Nadim, Batam
sekitar pukul 13.18 WIB atau 06.17 utc, di Desa kampel Malangrapat
simpang berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Sabtu
(12/2/11), membuat sedih rekan-rekan Kapten Pilot Fadlul Karim.
"Pak
Fadlul,Innalillahi...maaf belum sempet ketemu bapak lg,bapak sudah
dipanggilNya dlm kejadian SMAC jatuh di Bintan,selamat
beristirahat ya pak...Assalamu'alaikum," tulis Hari Mawardi di wall
Facebook Fadlul Karim.
Tak hanya Hari saja yang
turut berduka cita. Rekan Facebook almarhum, bernama Bambang Irawan,
juga merasa kehilangan. "Pak guruku yang paling baik saya tidak akan
lupa kebaikan bapak apa yang sudah bapak bverikan kepada saya
.........selamat jalan pak saya tidak akan melupakanmu , baru seminggu
lalu kita bercerita selamat jalan pak.........................."
Sahabat
almarhum lainnya, Abank Ian, juga merasa kehilangan. "Selamat jalan
BABE.. kami sangat kehilangan...Semoga engkau tenang di sana.."
tulisnya.
Kabar meninggalnya Fadlul, begitu
menghentak rekan-rekannya. Abdul Arifin, misalnya. Pria itu mengaku
sempat bercanda dengan almarhum dan rekan-rekannya, beberapa jam sebelum
peristiwa naas itu terjadi.
"Innalillahi
wainna ilaihi rojiun.. Seluruh teman yang telah ditinggalkan turut
berduka cita atas musibah jatuhnya pesawat casa 212 di bintan KEPRI. tak
disangka dan tak diduga padahal pagi tadi masih sempat bercanda. namun
hanya Allah SWT yang maha tahu akan setiap kejadian.. marilah kita turut
mendoakan agar seluruh kru diterima disisi Allah SWT serta seluruh
keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran hati atas terjadinya
musibah ini," tulis Abdul Arifin, di www.tribunnews.com.