Curanmor

Motor Mio Perawat Hilang di Rumah Sakit Sendiri

Pelaku pencurian kendaraan bermotor roda dua tidak saja mengincar sasaran di kompleks perumahan

Laporan El Tjandring, Wartawan Tribun Batam


BATAM, TRIBUN
- Pelaku pencurian kendaraan bermotor roda dua tidak saja mengincar sasaran di kompleks perumahan. Parkiran umum yang dijaga ketat oleh sekuriti pun mulai dirambah mereka. Seperti yang terjadi di parkiran Rumah Sakit Awal Bros (RSAB), Miawati (24) karyawan rumah sakit ini kehilangan Yamaha Mio miliknya di parkiran sepeda motor RSAB, Senin (7/3).

Miawati yang bekerja shift sore, akan pulang pada pukul 22.30, namun dia tidak menemukan sepeda motornya di parkiran biasa dia memarkirkan sepeda motornya. Raibnya Yamaha Mio BP 4981 FC kemudian disampaikan kepada sekuriti yang piket saat itu, yang kemudian membantu Mia mencari di sekitar lokasi, namun dia tidak bisa menemukannya lagi.

Namun usaha pencarian tersebut sia-sia, Miawati kemudian memutuskan untuk melaporkannya Mapolresta Barelang. "Saya sudah terbiasa parkirnya di situ dan selama ini aman, tapi bisa kok hilang. Saya tanya ke sekuriti mereka juga tidak tahu. Coba dicari ke sekitar situ tapi tak ada, makanya saya lapor ke polisi saja," kata Mia saat dihubungi wartawan, Selasa (8/3).

Menurut Miawati, dia belum sempat melaporkan kepada pihak perusahaan karena baru membuat laporan kepolisian dan mengurus asuransi motor miliknya itu. Sedangkan akibat kehilangan sepeda motor itu, dia mengaku mengalami kerugian sebesar Rp13 juta.

Manajemen RSAB yang dikonfirmasi wartawan terkait pencurian kendaraan bermotor di lingkungan rumah sakit itu membenarkan peristiwa tersebut. Sepeda motor milik salah satu karyawan rumah sakit itu hilang saat diparkirkan tidak jauh dari ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

"Kami sudah dapat laporan dari sekuriti terkait hilangnya sepeda motor salah satu karyawan kami bernama Miawati. Akibatnya manajemen turut merasa prihatin atas peristiwa tersebut," kata drg Djunaed selaku Humas RSAB.

Djunaed mengaku peristiwa semacam itu baru pertama kali terjadi pada salah satu rumah sakit terbesar di Batam tersebut. Untuk itu lanjut dia, pihak berjanji akan menindaklanjuti kasus itu dengan memperketat sistem pengamanan di rumah sakit.

Menurut dia, manajemen RSAB sudah mengimbau kepada seluruh karyawan yang menggunakan kendaraan roda dua untuk menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraannya. Namun karena selama ini wilayah tersebut tergolong aman dari aksi pencurian kendaraan bermotor, mungkin saja karyawan mengabaikan imbauan tersebut.

"Namanya juga maling, tak mungkin harus terus dijaga. Tapi kami akan meningkatkan sistem keamanan di lingkungan dan sekitar gedung rumah sakit dengan menambah CCTV. Intensitas kinerja dari sekuriti juga akan diarahkan untuk lebih ditingkatkan lagi," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved