Rabu, 10 Juni 2026

Penerimaan CPNS 2010

Arifin dan Istri Diperiksa Bersamaan di Polresta Tanjungpinang

Arifin dan Istri diperiksa hari ini

Tayang:

Laporan Ogas Jambak Wartawan Tribunnews Batam


TANJUNGPINANG, TRIBUN- Posisi mantan Plt Sekda Drs Arifin MM, semakin terjepit. Pasalnya ia pernah memerinntahkan sopirnya, Syamsul Bahri untuk menjemput uang kepada Nurhasanah di Kilometer 8, rumah adik Nurhasanah. Hal tersebut diungkapkan Syamsul saat memberikan keterangan di Unit III Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang, Jumat (25/3). Syamsul diperiksa sekitar 60 menit oleh penyidik, ia datang ke Satuan Reskrim sekitar pukul 10.30 WIB, dan mendapat 15 pertanyaan.

 

Pegawai tidak tetap (PTT) di Badan Lingkungan Hidup Kepri itu mengaku dirinya sejak 2005 menjadi sopir pribadi Arifin, dan ia berhenti menjadi sopir Arifin setelah Arifin tidak menjabat lagi. “Saya ikut pak Arifin sejak ia menjabat Kepala Kesbanglinmas Batam 2005,” aku Syamsul, usai diperiksa. Dia mengaku sejak menjadi sopir statusnya tidak pernah berubah, yakni menjadi pegawao honorer.

 

Selama menjadi sopir pribadi Arifin, Syamsul mengetahui Arifin sudah lama kenal dengan Nurhasanah. Namun sejak pertengahan 2010, Nurhasanah sering menemui Arifin di kantornya. “Sejak bapak menjadi Plt Sekda, bu Nur sering menemui bapak. Namun saya tidak mengetahui apa urusannya,” ungkap Syamsul. Selain itu Syamsul yang tidak mengatahui urusan Nur tersebut, mengaku juga pernah melihat Nur menemui Arifin di rumah makan Durian Indah, jalan Dompak Lama.

 

Menurut Syamsul, menjelang pembukaan CPNS dan PTT 2010 Nur semakin sering menemui Arifin di kantornya. Sebagai sopir, Syamsul mengaku tidak mau mengetahui urusan majikanya. Sehingga dirinya tidak pernah bertanya tentang tamu-tamu yang sering menemui majikanya tersebut. “Saya hanya sopir, tidak mungkin saya bertanya pak,” aku Syamsul.

 

Sementara itu Kapolres AKBP Suhendri melalui Kasat Reskrim AKP Arif Budi Purnomo SIk, mengatakan selain memanggil istri Arifin, Herlina Wati untuk dimintai keterangan pada Sabtu (26/3) ini pihaknya juga kembali memangil Arifin untuk pemeriksaan lanjutan. “Besok Arifin kembali kita panggil bersama istrinya,” kata Arif Budi. Dia mengatakan pihaknya masih menunggu saksi-saksi yang sudah dipangil tetapi belum dapat memenuhi undangan penyidik.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved