Penerimaan CPNS 2010
Erlinawati Berbelit-belit Diperiksa Penyidik
Erlinawati Berbelit-belit Diperiksa Penyidik
Laporan Ogas Jambak Wartawan Tribunnews Batam
Erlinawati dengan didampingi mantan bahawan sumianya, Andika dengan tegas membatah semua tuduhan yang dilontarkan kepada dirinya. Wanita bertubuh gempal itu mengaku tidak kenal dekat dengan Nurhasanah, dan tidak pernah berhubungan dengan Nurhasanah. “Saya tantang dia untuk bertemu saya sekarang, jika saya meminta uang kepadanya. Saya tidak pernah meminta uang kepada Nurhasanah,†ungkap Erlinawati dengan nada tinggi.
Dia mengatakan suaminya sebagai Plt Sekda tidak pernah meminta dicarikan calon pegawai kepada Nurhasanah, melainkan Nurhasanah yang memohon-mohon untuk memasukan orang menjadi pegawai honorer dan CPNS. Sedangkan masalah tarif, suaminya tidak pernah mematok harga, dan itu semua adalah rekayasa Nurhasanah. “Sebagai sekda bapak tidak pernah meminta orang untuk dimasukan pegawai, karena orang itu saja meminta bantuan,†aku Erlinawati.
Erlinawati mengakui bahwa Nurhasanah pernah datang ke rumah makan Durian Indah miliknya di Dompak Darat, namun Erlinawati tidak mengetahui urusan Nurhasanah dengan suaminya. “Sebagai pemilik Restoran saya tentu melayani semua tamu yang datang, namun saya tidak mengetahui urusanya,†ungkap Erlinawati. Dia mengatakan tidak mengetahui berapa kali Nurhasanah datang ke RM Durian Indah.
Berkali-kali Erlinawati membantah tuduhan yang ditujukan kepada suaminya tentang menjual kursi pegawai tersebut. Erlinawati mengakui dirinya dan Arifin menjauhi media akhir-akhir ini karena merasa tertekan atas pemberitaan atas dugaan penipuan tersebut. “Anak-anak ku mungkin sadar bahwa kami tertekan dengan kejadian ini, namun suatu waktu kami akan berbicara kepada publik apa sebenarnya yang terjadi,†aku Erlinawati.
Erlinawati dan Andika memenuhi pangilan penyidik sekitar pukul 02.30 WIB, ia langsung menuju Unit II Satuan Reskrim. Awalnya mereka diantar oleh Arifin, namun saat melihat beberapa wartawan Arifin langsung keluar dari satuan reskrim dan menuju Mushola. Saat ditunggu usai sholat, Arifin sudha tidak terlihat lagi. Erlina dan Andika dicecar dengan 17 pertanyaan oleh penyidik. Dalam pemeriksaan tersebut Erlina mengetahui pertemuan Arifin dengan Nurhasanah, dan setiap bertemuan itu Nurhasanah didampingi ol;eh calon pegawai yang diusulkan.
Selama pemeriksaan Erlinawati menjawab pertanyaan penyidik berbelit-belit, sehingga membuat pemeriksaan cukup lama. Namun penyidik Bripka Jeriko Budianto dan Brigadir Putra Jaya Tarigan dengan sabar melayani istri mantan pejabat teras provinsi Kepri. Walau berbelit dan lama, kedua penyidik tersebut berhasil mengali keterangan yang dibutuhkan untuk bukti-bukti kasus penipuan tersebut.
Menurut Kapolres AKBP Suhendri SH, SIk melalui Kasat Reskrim AKP Arif Budi Purnomo SIk, pihaknya sudha melayangkan surat pangilan kepada Arifin untuk diperiksa kedua kalinya pada Rabu (6/4). “Kita masih melakukan penyidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,†ungkap Arif.
Sejauh ini penyidik telah memeriksa beberapa saksi diantaranya saksi pelapor Nurhasanah, sopir Arifin Syamsul Bahri, Andika, Erlinawati dan tiga calon pegawai honorer. Penyidik masih menunggu kedatangan beberapa saksi lainya yang mengaku masih berada di luar Tanjungpinang dan Riau.