Kamis, 16 April 2026

Sport

Panitia Porwil Akan Bangun Lapangan Grevel di Temenggung

Panitia Porwil Akan Bangun Lapangan Grevel di Temenggung..

Laporan Candra P. Pusponegoro Wartawan Tribunnews Batam

BATAM, TRIBUNNEWS - Ketua Panita Pelaksana Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera, Hotman Hutapea, menjelaskan bahwa cabang atletik nomor lomba lari akan dipertandingkan. Hal ini sesuai dengan rapat koordinasi bersama pengurus komite olahraga nasional Indonesia (KONI), Sabtu (23/3).

Seusai rapat pembahasan tersebut sekitar pukul 14.00 wib, Tribun mengubungi Hotman Hutapea. Ia menyatakan bahwa setelah pertemuan semalam, diadakan rapat koordinasi ulang. Hasil pertemuan tersebut menyimpulkan dan merevisi terhadap dua hal terkait dengan kegiatan pertandingan.

"Maaf saya barusan rapat, ada dua hal yang perlu direvisi setelah rapat semalam. Pertama mengenai perlombaan di luar atletik tidak terjadi persoalan. Sementara untuk atletik, maka tetap akan dipertandingkan namun lapangannya tidak menggunakan sintetis melainkan gravel," ujar Hotman saat dihubungi, Sabtu (23/4) pukul 14.00 wib.

Menurutnya, tanggal 22 Desember 2010 lalu, surat dari Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dikirim ke pengurus daerah. Inti suratnya meminta untuk nomor lintasan menggunakan lapangan sintetis. Menyikapi hal itu, maka pihaknya mengirim balik surat kepada PB PASI yang menerangkan keadaan lapangan di Temenggung belum sintetik.

"Kita kirim surat balik ke PB PASI yang menyatakan bahwa kita tidak memiliki lapangan sintetik, akhirnya PB PASI bisa memahami kondisi tersebut," imbuhnya.

Menurutnya, untuk pembangunan lapangan sintetik berstandar internasional membutuhkan dana anggaran sekitar Rp 11 miliar. Karena persiapan Porwil tinggal dua bulan maka untuk pembangunan lapangan sintetik tidak bisa digesa dengan waktu secepat itu. Dengan demikian, panitia boleh membangun lintasan jenis gravel dan diperkirakan membutuhkan dana pembangunan sebesar Rp 1 miliar.

"Kalau secara prinsip kami tak masalah, lapangan dan teknis tidak ada kendala. Namun kalau untuk menggesa lapangan sintetik maka waktunya sangat mepet. Untuk itu solusinya akan dilakukan pembangunan lapangan lintasan gravel di Temenggung Abdul Jamal bisa direalisasikan selama 40 hari," ujarnya menambahkan.

Selain meminta bantuan kepada Pemerintah, pihaknya juga akan mengajak kerja sama dengan para pengusaha dan donatur lainnya. Tiada lain tujuan tersebut untuk membangun lintasan grevel tersebut. Artinya lintasan tidak lagi sintetis dan buka tanah padat, melainkan bangunan yang menyerupai.

"Dalam masalah ini kita juga sudah meminta perhatian dari Pemerintah dan pengusaha untuk turut serta merealisasikan hal ini," jelasnya.

Sementara mengenai persiapan para atlit dari Batam dan Kepri sendiri, Hotman menyakikan bahwa untuk Batam dan Kepri memiliki cabang olahraga (cabor) yang bisa diunggulkan. Seperti cabor silat (beladiri), bulutangkis, dan beberapa cabor lainnya. Sehingga dipastikan pada perlombaan nanti, Kepri akan menjadi tim leader di rumahnya sendiri.

"Untuk cabor kita tidak perlu ragu, kita punya cabor yang bisa diunggulkan," tandasnya.

Adapun mengenai pelaksanaan Porwil Sumatera itu, pihak panitia menjadwalkan selama enam hari. Rencananya mulai tanggal 20-26 Juni 2011 mendatang. Kemudian untuk atlit yang akan bertanding, diperkirakan mencapai 170-an orang atlit. Pesertanya dari perwakilan provinsi-provinsi yang berada di pulau Sumatera.

"Mereka nantinya akan kita inapkan di hotel daerah kota, jadi untuk saat ini panitia terus melakukan koordinasi dan konsolidasi," tandas Hotman.

Sementara ketua KONI Kepri, Nur Syafriadi saat dihubungi Tribun mengatakan sedang tidak enak badan (rehat). Ia menganjurkan untuk menghubungi ketua panitia pelaksananya saja. "Maaf ya, saya sedang sakit dan demam, saat ini sebaiknya mohon menghubungi Pak Hotman saja ya," ujar Nur Syafiadi dengan sedikit terbatuk.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved