Citizen Journalism

Barca Ceria, Madrid Terjepit

Kabar baik buat kubu tuan rumah Barcelona dengan sembuhnya back kiri Eric Abidal untuk menghadapi Madrid, Kamis(5/5)

Oleh Bung Chris

Kabar baik buat kubu tuan rumah Barcelona dengan sembuhnya back kiri Eric Abidal dan bisa tampilnya gelandang enerjik Iniesta untuk menghadapi laga kedua menghadapi Madrid pada Kamis(5/5) dini hari nanti dalam lanjutan semi final Liga Champion di stadion Nou Camp, markas tim Barca.

Hadirnya Abidal paling tidak bisa memposisikan kembali Puyol untuk mengisi duet center back bersama Pique, serta menempatkan kembali Busquet sebagai gelandang bertahan untuk memberi kebebasan buat Xavi-Iniesta meracik serangan lewat taktik umpan pendek merapat untuk menguasai bola.

Kekalahan pada partai kandang,, mewajibkan Ronaldo dkk untuk tampil lebih menyerang dalam upaya mengejar defisit gol dan sanggup mencetak minimal tiga gol untuk bisa tampil ke final yang akan berlangsung pada tanggal 28 Mei yang akan datang.

Menyimpan Ronaldo tatkala kalah 2-3 ketika menjamu Zaragosa pekan lalu di stadion Bernabeau mengindikasikan bahwa pemain asal Portugal tersebut sangat diharapkan untuk tampil total saat duel el clasico pada second leg partai semi final Liga Champion.

Situasi harus menang, jelas akan merubah strategi tim asuhan pelatih Mourinho tersebut akan keluar menyerang dan menjadikan tontonan yang sangat menarik mengingat kubu Madrid juga dihuni oleh  para pemain berkelas yang selama ini lebih banyak kurang bersinar akibat taktik pelatih yang lebih mementingkan hasil bukan permainan indah.

Pertandingan terbuka juga menjadi harapan bagi pelatih Guardiola untuk bisa lebih mengoptimalkan pergerakan para pemain yang mengandalkan umpan pendek dan disertai melebar memanfaatkan lebar lapangan yang akan dilakukan oleh  para winger mereka yaitu  Affelay maupun Villa.

Kesempatan Madrid untuk memukul balik tuan rumah Barca mutlak memerlukan kesabaran dan tidak terpancing dengan permainan Barca yang terkadang “ memancing “ emosi lawan. Umpan pendek satu -dua terkesan anggapan bisa memainkan ritme pertandingan.

Hal lain yang juga dapat menambah motivasi Ronaldo dkk adalah tidak berpikir bahwa sang pengadil akan berpihak  pada kubu Barca, harus disingkirkan. Benar bahwa wasit yang memimpin yaitu Frank Bleckere( Belgia ) pernah mengusir Motha ( Inter ) tatkala pelatih Mourinho menangani klub asal Italia tersebut. Perlu diingat juga bahwa wasit terbaik Eropa tersebut juga pernah mengkartu merahkan Busquet ( Barca ) ketika melawan Munchen.

Karakter pemain Madrid tidak menunjukkan perangai kasar, seperti ditunjukkan oleh Pepe maupun Adebayor yang saat mencoba merebut bola dari penguasaan para pemain Barca. Ada niat merusak atau menciderai lawan menjadi pertimbangan sang wasit kendati secara tayangan ulang tidak menunjukkan adanya benturan tersebut.

Ketergantungan kepada Ronaldo sudah harus mulai dikurai,  Aitor Karanka sebagai pengganti Mourinho di bangku cadangan tentu sudah mendapatkan arahan dari Mou untuk tampil lebih menyerang.Pola 4-2-3-1 dengan gelandang bertahan Xabi yang akan didampingi oleh Lass yang menggantikan posisi absennya Pepe akibat hukuman kartu serta gelandang serang trio Ronaldo-Oezil-Maria akan bahu membahu mendobrak lini pertahanan Barca yang digalang oleh Puyol.

Maria lebih difungsikan untuk tetap menyerang dari sketor sayap memanfaatkan celah sektor pertahanan kiri Barca yang kemungkinan akan ditempati oleh Puyol mengisi kekosongan Albiol/Adriano maupun Maxwell. Unsur kecepatan menjadi kelebihan gelandang asal Argentina tersebut dan kecepatan Metsu dalam mendobrak lini pertahanan Barca justru memudahkan Ronaldo masuk dari sektor tengah untuk membebaskan Higuain atau Benzema dari pengawalan lini pertahanan Barca.

Absennya Ramos sedikit terobati dengan hadirnya Carvalho untuk mengisi jantung pertahanan duet bersama Albiol, sementara posisi back kanan akan ditugaskan Arbeola yang pada laga pertama mampu menjinakkan pergerakan Villa. Kehadiran Carvalho untuk menjaga kecepatan Messi yang sering masuk untuk memanfaatkan bola crossing lewat sayap yang akan dilakukan oleh Villa atau Afellay/Pedro.

Partai hidup-mati biasa berlangsung keras dan sering terjadi adu mulut diantara kedua tim, menarik untuk dilewatkan…(*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved