Curhat Mbak Nissa
Cara Kendalikan Emosi saat Dihina
MBAK, saya Nia siswa salah satu SMA di Karimun. Saya sedang menghadapi masalah dengan siswa ternama di Karimun
Nia, 083183055xxx
Jawab:
HALO Nia, semoga kamu dalam keadaan sehat ya. Yang namanya dihina, apalagi jika membawa-bawa keluarga, teman dan lainnya pasti bukan pengalaman mudah dan mengenakkan. Jadi wajar sekali jika kamu merasa marah dan tersinggung. Saya meyakini banyak orang yang akan merasakan hal sama.
Kemudian apakah kamu perlu terpancing dengan segenap hinaan itu atau mendiamkannya saja. Hal ini yang biasanya sulit dilakukan karena masing-masing tindakan tentu memiliki konsekuensi yang berbeda.
Apabila kamu memilih membalas hinaan itu dan terpancing emosi, efeknya bisa berakibat ribut bahkan bisa -bisa tawuran loh (ingat kasus-kasus tawuran pelajar yang hanya karena masalah kecil).
Namun, jika kamu mendiamkannya saja akan membuat kesan kamu cewek pengecut yang nggak punya nyali, harga diri dong ya.
Dilema semacam ini mau tidak mau harus berujung pada sebuah keputusan mutlak. Nah, apabila dipertimbangkan dengan matang, maka keputusan yang paling tepat adalah mendiamkannya.
Meskipun berat akan tetapi efek yang dihasilkan dari keputusan ini jauh lebih baik ke kedepannya dibandingkan jika kamu meladeni hinaannya. Karena jika diladeni efeknya melebar permasalahannya kemana-mana tapi jika didiamkan efeknya menyempit di kamu saja.
Terus, bagaimana jika siswi itu terus memprovokasi Nia, bahkan mulai melancarkan upaya fisik? Usahakan Nia tetap tenang dan tidak menunjukkan upaya pembalasan.
Boleh saja Nia memberikan sedikit reaksi dengan tegas misalnya dengan menahan tangan siswi itu yang akan menampar kamu. Tahan tangannya dan katakan secara tegas " Sudah cukup! saya tidak mau hanya gara-gara urusan cowok jadi berantem".
Nia tidak perlu terpancing jika dia berusaha terus melawan meskipun membawa teman serombongan. Pun jika siswi ini berusaha mencegat kamu dan meneror kamu, tetap stay cool.
Bila perlu kamu jika biasanya pulang sekolah sendirian melalui rute A maka boleh juga mengubah arah pulang melalui rute B dan ramai-ramai dengan teman-teman laki dan perempuan.
Lebih baik kamu hindari segala bentuk tatap muka apalagi fisik dengan
siswi ini. Toh, pada akhirnya dia akan capek sendiri dan menghentikan
upayanya ini.
Nia, demikian pembahasan masalah kamu. semoga jawaban
diatas bisa membantu memecahkan persoalan yang sedang dihadapi. Good
Luck! (*)