Breaking News:

Direktur Radio Era Baru Dituntut 6 Bulan Penjara

Direktur radio Era Baru, Gatot Supriyanto dituntut oleh jaksa penuntut umum selama 6 bulan penjara.

Editor: Sihat Manalu
Laporan Abd Rahman Mawazi, wartawan tribunnewsbatam.com

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Direktur radio Era Baru, Gatot Supriyanto yang menjadi terdakwa atas perkara penyalahgunaan frekuensi radio dituntut oleh jaksa penuntut umum dengan penjara selama 6 bulan dengan masa percobaan selama satu tahun. Gatot juga dituntut untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Dalam berkas tuntutan yang dibaca Rizky Rahmatullah menyebutkan terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana telekomikasi yaitu menyelenggarakan siaran radio menggunakan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit tanpa izin dari pemerintah. Hal itu sebagaimana diatur dalam pasal 53 ayat 1 junto pasal 33 ayat 1 UU nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

"Hal-hal yang memberatkan, terdakwa tidak berterus terang mengakui perbuatannya, tidak menyesali perbuatannya bahkan hingga saat persidangan berlangsung radio Era Baru yang dipimpinnya masih tetap mengudara," kata Rizky saat membacakan berkas tuntutan setebal 39 halaman, Senin (11/7).


Jaksa juga meminta majelis hakim yang dipimpin oleh hakim ketua Haswandi agar pengadilan menetapkan barang bukti berupa satu unit FM exciter model TEX 30 LCD/s nomor seri 805351 dirampas untuk negara. 

Menurut Rizky, musuh penegakan hukum bukanlah orang melaikan perbuatan. Tidak soal dia kaya atau miskin, tidak soal dia laki-laki atau pemerempuan, tidak soal tua atau muda, tidak pula soal dia berasal dari golongan mana. Penegakan hukum, kata dia, semata-mata untuk memerangi perbuatan pidana yang dilakukan oleh pelaku guna melindungi kepentingan dan rasa keadilan masyarakat.

Dalam berkas itu disebutkan bahjwa frekuensi 106,5 FM yang digunakan oleh radio Era Baru merupakan frekuensi resmi milik PT Radio Suara Marga Semesta atau Radio SingFM. Hal itu berdasarkan dengan Surat Keputusan Mentri Komunikasi dan Informarika RI nomor 227/KEP/M.KOMIMFO/08/2008 yang dikeluarkan pada 19 Agustus 2008.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved