Saum Ramadan
Jadikan Bazar Makanan Ramadan Ajang Promosi
Jadikan Bazar Makanan Ajang Promosi
BATAM, TRIBUN - Pasar kaget yang bermunculan sejak memasuki Ramadan diharapkan bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri rumah tangga untuk mengenalkan dan memasarkan dagangannya kepada warga. Karena itu, Dinas UMKM Kota tidak melakukan penarikan retribusi terhadap pedagagang.
"Saat ini ada banyak pasar kaget atau bazar-bazar Ramadan yang bermunculan. Secara resmi ada tujuh pasar yang telah melakukan izin kepada kami. Izin itu juga tidak dipungut biaya karena momen ini sebagai kesempatan bagi pelaku usaha rumah tangga untuk meningkatkan penghasilannya," kata Kadis UMKM Amsakar Ahmad, kepada Tribunnewbatam.com beberapa waktu lalu.
Jika terdapat pungutan kepada para pedagang, Amasakar mengatakan bahwa pungutan tersebut bukan untuk disetorkan ke Dinas UMKM. Jika pun ada pungutan yang dilakukan pengelola pasar atau tempat bazar, hal itu dimungkinkan digunakan untuk keamanan dan kebersihan di lingkungan bazar.
Amasakar belum mengetahui jumlah total pasar kaget yang berada di Batam. Saat ini pihak sedang melakukan pendataan sesuai dengan kecamatan dari masing-masing lokasi bazar. Dan saat ini baru kecamatan Batuampar saja yang sudah melakukan pelaporan tentang kegiatan pasar selama Ramadan.
"Pada dasarnya boleh-boleh saja membuka bazar asalkan sesuai ketentuan. Misalnya tidak di pinggiran jalan raya utama yang bisa mengganggu kelancaran kendaraan. Yang paling penting adalah menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan," kata Amsakar lagi.
Selama bazar Ramadan yang dilangsungkan pengelola pasar, ia berharap agar keamanan, ketertiban, ketertiban tersebut tetap dijaga sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia juga meminta pedagang agar menjaga kualitas barang dagangan sesuai dengan standar kesehatan. Apalagi, momen Ramadan ini bisa dijadikan sebagai ajang promosi untuk usaha pada selain bulan Ramadan.
"Paling tidak, dengan adanya momen Ramadan, industri rumah tangga bisa lebih berkembang dan maju. Kalau dari kajian ekonomisnya, kami belum melakukan penelitian tetang seberapa besar pengaruh bazar Ramadan terhadap pertumbuhan perekonomian Batam," ujarnya lagi. (man)