Saum Ramadan
Tips Sukses Jualan On-line Selama Ramadan
Talk Show tentang peluang bisnis selama ramadan
Laporan Abd Rahman Mawazi, wartawan tribunnewsbatam.com
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Memanfaatkan peluang bisnis selama Ramadan dan lebaran bisa menambah pundi-pundi penghasilan. Namun bagaimana peluang itu bisa maksimal. Widyawati, penjual online berbagi kiat dalam talk show bersama Tribun Batam di Mega Mall Batam Centre, Minggu (7/8).
Menurut ibu rumah tangga yang biasa diapa Widya ini, yang paling penting ketika memanfaatkan momentum Ramadan dalam berusaha atau berdagang adalah memiliki ide kreatif. Pasalnya, tidak sedikit usaha yang dilakukan masyarakat pada umumnya cendrung sama. Dengan sedikit ide kretif dibuat untuk membedakan produk atau model pemasan dengan orang lain, maka barang yang ditawarkan bisa diterima oleh masyarakat.
"Ide ini berlaku untuk semua jenis usaha. Mulai dari usaha busana muslim, makanan, ataupun kue lebaran. Misalnya, biasanya banyak orang yang membuat kue salju untuk lebaran. Bisakah kita mengembangkan kue model lain yang sesuai untuk kue-kue lebaran. Mungkin bisa membuat kue dengan rasa ikan. Yaa ini hanya contoh," terang Widya pada pengunjung Mega Mall.
Ada banyak sekali jenis usaha yang bisa dikembangkan dan bila bisa memberikan sedikit sentuhan kretifitas, maka ia yakin akan berhasil. Sebagaimana dengan Kek Pisang Villa dengan inovasi terbaru, yakni kek rasa kurma beberapa waktu lalu. Bisa pula menawarkan pernak-pernik untuk busana muslim atau motif-motif kreatif yang khas Batam pada busana.
"Saya sendiri akan mencoba untuk memproduksi busana sendiri dengan mengikuti mode terkini. Rencananya, saya akan memasukkan hal-hal khusus yang khas dari Batam sehingga pembeli akan merasakan perbedaan yang membuatnya percaya diri ketika mengenakan pakaian ini," aku Widya.
Sedangkan untuk pemasaran, Widya masih mengandalkan dengan sistem penjualan online. Dibantu dengan jejaring sosial Facebook, Widya mengaku bisa memiliki omset sampai Rp 40 juta perbulan. Sedangkan bagi yang ingin melakukan pemasaran offline atau penawaran langsung ke calon pembeli juga bisa. Semuanya, kata dia, tergantung kreatifitas.
"Kalau saya masih tetap melakukan penjualan online saja. Dengan sistem online ini saya sudah bisa mengirim narang ke Australia, Singapura, dan Malaysia. Saya tetap yakin dengan memanfaatkan media internet tetap bisa berjualan. Ibu-ibu rumah tangga yang ingin menjual kue secara online, misalnya, juga bisa. Dengan syarat kemasan harus bagus dan aman saat pengiriman. Jangan lupa menyertakan detail produk pada saat mempromosikan di FB agar calon pembeli bisa yakin dan tau persis apa yang kita tawarkan," ujarnya lagi.
Diskusi harian yang diselenggarakan oleh Tribun Batam seperti ini terbuka untuk umum. Masyarakat juga akan mendapatkan takjil untuk berbuka puasa secara gratis. Kegiatan ini didukung juga Axis, Mega Mall, Kek Pisang Villa, Teh Botol Sosro, dan DSNI Amanah.