TNI AL

Bakorkamla Amankan Dua Perompak yang Beraksi di Perairan Malaka

Bakorkamla Amankan 2 Perompak


Laporan Tribunnews, Iman Suryanto


Tribunnews, Jakart
a - Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) melalui Operasi keamanan laut sepanjang tahunnya (OST), berhasil menggagalkan upaya perompakan terhadap sebuah Tug boat TB Hako 20 yang tengah menarik tongkang TK Maritime Faith berbendera Singapura bermuatan peti kemas yang tengah berlayar diWilayah Perairan Barat Indonesia pada Selasa(16/8/2011) dini hari lalu.

Dalam penangkapan tersebut petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial WS(47 Tahun) dan UA (35 tahun) beserta sejumlah barang bukti berupa perahu pancung (sejenis speedboat) dan barang bukti lainnya yang dipergunakan dalam aksi kejahatan tersebut.

Kepala Harian Badan Koordinasi Keamanan Laut Laksamana Madya Didik Heru Purnomo yang di hubungi Tribunnews membenarkan adanya penangkapan yang di lakukan oleh kesatuannya di sekitar perairan Utara Nongsa Batam atau tepatnya dikoordinat 01 13 29 N – 104 01 72 E.

"iya benar kita sudah menganakan du atersangaka yang mencoba melakukan perompakan terhadap sebuah Tug boat yang kebetulan melintas di perairan tersebut," terang Didik, Rabu(17/8/2011).

Selain Didik juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari adanya laporan yang diterima melalui sebuah radio panggil ke Komanda kapal 323 KPLP sekitar pukul 20.45 WIB (selasa(16/8/20011)) dari awak kapal Tug Boat TB Hako 20 yang tengah menarik sebuah tongkang bernama TK Maritime Faith berbendera Singapura.

"Yang mana pesan tersebut berisikan akan permintaan pertolongan keamanan, mengingat awak kapal TB HAKO 20 melihat dengan samar-samar di kegelapan, akan adanya 2 (dua) buah perahu bermotor sudah merapat disisi kiri dan kanan tongkang bermuatan peti kemas berisi barang-barang campuran seperti mesin jahit, perkakas rumah tangga, elektronik dan lainnya, tengah berusaha naik dan diduga akan membongkar paksa peti kemas," terang Didik

Menangapi hal tersebut, Komandan 323 KPLP meneruskan berita radio tersebut ke kapal patrolo KN Cundrik yang berada di bawah kendali operasi (BKO) Bakorkamla dalam pelaksanaan operasi bersama keamanan laut, yang tengah lego jangkar dan kebetulan lokasinya berdekatan dengan lokasi kapal Tug Boat HAKO 20.

Lalu setelah KN Cudrik bergerak menuju TKP yang dimaksud,tambah Didik, memergooki kawanan perompak tersebut tengah berusaha membuka peti kemas yangad di atas kapal tongkang.

Melihat kedatangan KN Cundrik, seketika kawanan perompak melarikan diri. Dari 5 orang kawana perompak yang ada diatas tongkang dimana 3 diantara berhasil melarikan diri dengan menggunakan speed boat dan 2 diantara berhasil ditangkap.

Selanjutnya Kedua pelaku perompakan diserahkan ke Pangkalan KPLP Tanjung Uban untuk diproses lebih lanjut. Barang bukti yang ditemukan dalam perahu pancung, antara lain: sebuah palu godam, sebuah tang pemotong besi, dua buah palu kecil, sebuah tang kaka tua, sebuah pahat, satu set kunci (tool kit), satu rol tali dan sebuah senter.(isu)

Penulis : Iman Suryanto

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved