Saum Ramadan

Pemko Batam Janji Bantuan Semua Panti Asuhan Tahun Depan

Rp 5 juta tiap panti asuhan

Pemko Batam Janji Bantuan Semua Panti Asuhan Tahun Depan
tribunnewsbatam/ istimewa
Pemko Batam Janji Bantuan Semua Panti Asuhan Tahun Depan
Laporan Kartika Kwartya, wartawan Tribunnews Batam

 TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Peringatan HUT RI ke-66 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, dimanfaatkan Pemerintah Kota Batam untuk berbagi kepada panti asuhan. Rangkaian peringatan hari kemerdekaan tingkat Kota Batam ditutup dengan kegiatan anjang sana dan pemberian santunan kepada 12 panti asuhan di Batam.

 Setiap panti asuhan mendapatkan bantuan senilai Rp 5 juta. Kepala Dinas Sosial dan Pemakaman, M Sahir mengatakan bantuan ini sebagai bentuk rangsangan dan motivasi bagi para pekerja sosial dalam membantu pemerintah menangani masalah anak yatim piatu di Batam.

 "Tahun ini hanya 12 dari 59 panti asuhan yang tercatat yang bisa diberi bantuan karena terbatasnya anggaran. Tapi diusahakan tahun depan, semua panti asuhan akan mendapatkan bantuan,” kata Sahir saat penyerahan bantuan di panti asuhan Qurotu Ayun Kelurahan Baloi Permai, Rabu (24/8/2011).

 Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan pertimbangan karena bantuan ini sangat dibutuhkan pihak panti asuhan serta diharapkan santunan tersebut mendapat berkah dari Allah SWT. Kegiatan ini jugasebagai bentuk apresiasi terhadap pengurus panti asuhan yang bersedia membantu anak yatim piatu dan dhuafa di Batam.

 "Kalau tidak ada panti asuhan anak-anak ini bisa saja terlantar," kata Dahlan.

 Senada dengan Sahir, Dahlan juga menjanjikan bahwa bantuan serupa akan dibagikanuntuk seluruh panti asuhan yang tercatat pada tahun anggaran 2012 mendatang.

 Kepada anak-anak asuh, Dahlan berpesan agar tidak berkecil hati dan merasa terpinggirkan. Karena mereka tetap bagian dari masyarakat Batam. Dan berhak danmempunyai kesempatan yang sama dengan masyarakat lain untuk meraih kesuksesan.
 
 "Kalian memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan dan merasakan pembangunan di Batam. Jangan berputus asa," kata Dahlan.

 Ketua panti asuhan Qurotu Ayun, Ustadz Mahyun berharap program yang dilakukan Pemko Batam ini bisa ditiru instansi lainnya. Dengan segala keterbatasan, panti asuhan dapat menampung anak-anak yatim piatu serta menyekolahkan dan memberikan ilmu agama.

 “Ini juga kami lakukan dalam rangka membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan menciptakan anak-anak yang berilmu pengetahuan,” kata Mahyun.

 Ia berharap pemerintah juga bisa membantu pengurus panti asuhan dengan memberi pelatihan dan pendidikan bagi para pekerja sosial. Agar mereka bisa berjalan sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved