Semarak Imlek 2012
Berdoa Agar Dapat Anak Laki-laki di Tahun Naga
Geliat Imlek 2653 di Kijang
Tayang:
Laporan Muhammad Ikhsan Wartawan Tribunnews Batam
BINTAN,
TRIBUN - Beberapa warga etnis Tionghoa melakukan ibadah dengan khusyuk
di wihara Bahkti Sasana di Kijang, Minggu (8/1). Affan alias Ki Min (64)
tetua di wihara ini terlihat sibuk mencatat amplop yang diberikan warga
setelah ibadah.
Rupanya sembahyang yang dilakukan
dengan membakar dupa di Wihara tersebut tidak ada hubungannya dengan
perayaan Imlek 2653. "Ini untuk sumbangan, kebetulan ini hari ulang
tahun Wihara yang ke 49. Makanya ada sembahyang di sini," ujarnya.
Aroma asap pohon gaharu pun menyengat
di sekitar lokasi tersebut. Nuansa reliji terasa kental dengan berbagai
persembahan di meja dupa. Warga nampak bergantian melakukan ibadah.
Namun Affan yang sudah hampir 25 tahun,
sejak 1987 menjadi pengurus Wihara Bhakti Sasana di Kijang mengatakan,
momen ulang tahun wihara ini juga bersamaan dengan momentum tahun baru
imlek yang akan jatuh pada 23 Januari mendatang.
Terkait Imlek, mereka para tetua
disini ternyata punya berbagai macam pandangan di Tahun Naga Air.
Menurut kepercayaan Tionghoa, orang yang mempunyai shio naga adalah
orang yang idealis dan perfeksionis, lahir dengan pikiran bahwa mereka
itu sempurna dan infleksibel. Mereka yang bershio ini juga dianggap
memilki sifat agresif dan penuh tekad.
Affan mengatakan tahun naga adalah
tahun dimana warga etnis Tionghoa mengharapkan kelahiran anak laki-laki.
"Biasanya tahun naga banyak yang menikah. Kalau anak laki-laki lahir di
tahun naga sangat bagus," ungkapnya.
Namun tahun naga dinilai juga tahun
yang akan terjadi banyak masalah dan kejadian. "Namanya tahun naga,
pasti banyak kejadian. Kalau Naga Air rejeki biasanya mudah di tahun
ini," prediksinya.
Atie
(57) warga Tionghoa dari Barek Motor, yang juga pengurus wihara ini
berharap, tahun naga air bisa membawa hikmah dan keberuntungan. ia
mengatakan tahun naga adalah tahun yang cukup rumit. "Mudah-mudahan
masalah bisa teratasi dan rejeki bisa lancar," harapnya.
Beberapa ruas jalan di Kijang seperti
di jalan pasar berdikari dan jalan Barek motor nampak sudah dipasangi
aksesoris imlek seperti lampu lampion. Nuansa warna merah menjadi bagian
dari pemandangan tersebut. (san)