Rabu, 10 Juni 2026

Semarak Imlek 2012

Ikan Segar Langka Karena Pedagang Tidak Jualan

Etnis Tionghoa Masih Rayakan Imlek

Tayang:

Laporan Novyana Handayani Wartawan Tribunnews Batam .com


TANJUNGPINANG , TRIBUN- Selama dua hari terakhir ini, perekonomian di Kota Tanjungpinang nyaris lumpuh. Hampir semua toko-toko tutup, termasuk lapak-lapak di Pasar Baru Tanjungpinang dan Pasar Potong Lembu. Diperkirakan, baru kembali normal Rabu ini (25/1).

Dari pantauan Tribun di Jalan Merdeka, Selasa (24/1). Sebagian toko yang dimiliki pedagang etnis Tionghoa, tutup. Begitu juga di sekitar bakar Batu, hingga Batu 2. Sebagian lainnya di sekitaran Jalan IR Sutami juga tutup.
Namun, libur tahun baru Imlek ini paling terasa di kawasan Pasar Potong Lembu.

“Kalau di Pasar Potong Lembu, sekitar 70 persen pedagang sayur dan ikan menutup toko,” ujar Eva Amalia, Direktur PT Tanjungpinang Makmur Bersama (BUMD Kota Tanjungpinang).

Memang Pasar Potong Lembu sebagian besar pedagangnya dari etnis Tionghoa. Juga pasar tersebut sebagian besar pembelinya adalah etnis Tionghoa, yang tinggal di sekitaran Bakar Batu hingga kawasan Potong Lembu.

Berbeda dengan pasar yang tutup, Akau Potong Lembu justru semakin ramai. Memang sebagian besar pedagangnya keturunan Tionghoa. Namun hanya sekitar 15 sampai 20 persen saja yang tutup. Malah, selama Imlek ini pengunjung Akau Potong Lembu semakin ramai.

Pasalnya berkumpul dan makan bersama termasuk dalam tradisi tahun baru Imlek. Liburan tahun baru Imlek ini juga terasa di kawasan Pasar Baru Tanjungpinang. “Di pasar ikan sebagian besar tutup. Karena memang 80 persen pedagang di pasar ikan, dari etnis Tionghoa,” sebut Widi, Humas PT Tanjungpinang Makmur Bersama.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved