Demo
Tambang Bauksit di Bintan Kembali Didatangi Warga Bersenjata Parang
Kecamatan Akan Lakukan Mediasi, Terkait Konflik Area Tambang Bauksit
BINTAN, TRIBUN - Konflik yang melibatkan puluhan masa bersenjata tajam di area tambang bauksit Bukit 5, kampung Sei Enam Darat, Kelurahan Sei Enam masih berlarut. Puluhan masa bersenjata kembali terlihat di lokasi ini, Rabu (1/2)
Namun untungnya area ini sudah tidak dipakai lagi oleh PT. Wahana Suksesindo Utama untuk mengeksplorasi bauksit. Tak ada aktifitas tambang kemarin.
Humas PT. Wahana, Arus Barus mengakui hal tersebut tidak mengganggu operasional perusahaannya. "Kami udah pindah front lokasi sejak kerusuhan beberapa waktu lalu. Jadi lokasi udah kami geser dari area sebelumnya," ungkap Barus.
Yang terlihat di lokasi tersebut hanya alat Excavator milik PT. Wahana yang sempat dirusak oleh amuk masa ini pada 19 Januari lalu. "Memang ada sekitar 50 an orang bersenjata datang di lokasi itu, mereka hanya duduk-duduk saja dekat alat kita yang rusak dulu. Masalah lahan sebenarnya kami serahkan ke PT. Lobindo sebagai pemilik KP disana, kita cuma subcon yang melakukan penambangan aja. Kami pun sudah pindah front dalam menambang," jelas Barus.
Santer beredar isu jika masa ini juga akan menghentikan aktifitas tambang di lokasi yang diperdebatkan itu. Hal ini pun direspon serius oleh pihak instansi pemerintah dan aparat keamanan di Bintan Timur.
Lurah Sei Enam, Mujiono mengakui pertemuan mediasi akan segera dilakukan hari ini, Kamis (2/2) di Kantor kecamatan Bintan Timur. "Kebetulan saya tadi ke BPN untuk meminta denah-denah penting di lokasi itu. Mediasi rencananya akan dilakukan di kantor camat Bintan Timur besok (hari ini)," ujar Mujiono.