Pendidikan
Try Out di SMP 10 Batam Keinginan Orang Tua
pungutan Try Out di beberapa sekolah baru-baru ini juga ditanggapi oleh pihak SMP N 10 Sei Panas
TRIBUNNEWSBATAM.COM,
BATAM- Maraknya pemberitaan adanya pungutan Try Out di beberapa sekolah
baru-baru ini juga ditanggapi oleh pihak SMP N 10 Sei Panas. Pasalnya
pihak kepala sekolah bersama komite sekolah menjadi prihatin dengan
adanya informasi khususnya pungutan Try Out di beberapa sekolah.
Kepala sekolah SMP 10 Sei Panas Fahrul saat ditemui Tribun mengatakan, pemberitaan yang ada di media masa tentang adanya pungutan uang Try Out sangat kita sanyangkan. Sejumlah orang tua siswa pun sempat merasa bingung terkait adanya pungutan Try Out.
"Kita sayangkan juga dengan adanya pungutan Try Out di beberapa sekolah, karena sejumlah orang tua di SMP pun ikut menjadi bingung tentang adanya pungutan Try Out, dan di SMP 10 kita tidak pernah ada pungutan untuk Try Out," jelas Fahrul Senin (6/2).
Fahrul menambahkan, disekolah SMP 10 hanya melaksanakan pemantapan atau belajar tambahan, hal ini bertujuan agar lebih terarahnya siswa kelas III dalam menghadapi ujian nasional yang akan berlangsung sekitar bulan Maret 2012.
Sementara Ketua Komite Sekolah SMP N 10 Sei Panas, Baharuddin menjelaskan, sebelum menetapkan jam tambahan belajar kepada orang tua murid, pihak komite sekolah bersama pihak sekolah dan orang tua murid, mengambil kesepakatan terlebih dahulu dengan mengadakan beberapa kali pertemuan.
Dari pertemuan tersebut dihasilkan dua pilihan yang bisa dilaksanakan yakni orang tua murid memasukan anaknya di lembaga kursus (les) dengan biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku di luar.
Sementara Pilihan lainya pihak sekolah menyediakan pemantapan atau belajar tambahan melalui guru-guru lokal sekolah yang telah terbiasa dengan karakter anak di sekolah. Tapi tetap dengan adanya honor untuk guru yang mengajar pemantapan yang di bebankan ke orang tua murid setiap bulan sebesar Rp 108 yang berlangsung selama 6 bulan sejak Oktober 2011 lalu.