Orang Hilang

Tujuh "Orang Pintar" Cari Irwansyah yang Hilang di Bukit Tanjungkapur

Tim SAR Sisir Jalur Hilang di Perbukitan

Tujuh
Tribunnewsbatam/ muhammad ikhsan
Tim SAR Sisir Jalur Hilang di Perbukitan

Laporan Muhammad Ikhsan Wartawan Tribunnews Batam


BINTAN, TRIBUN - Dua hari sudah Irwansyah (6) hilang. Anak keempat dari lima bersaudara ini hilang sejak Minggu (4/3) di kawasan perbukitan Tanjungkapur, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang. Tak ada satupun orang yang mengetahui dimana Irwan berada. Terakhir bocah ini bersama bibinya Hajar ikut ke ladang cabe di perbukitan ini.


Irwan diperkirakan tersesat di kawasan bukit ini. Anisa (33) ibu kandung Irwan hanya bisa berdoa agar anaknya ini bisa segera ditemukan. "Namanya musibah, mudah-mudahan dia cepat ditemukan. Saya udah gak selera makan lagi sejak dia menghilang," ujar Anisa, saat dijumpai dirumahnya yang berada di Jalan Haji Umar, RT4/5, kampung Tanjungkapur, Kawal, Selasa (6/3)


Ia mengaku, tak biasanya Irwan main sejauh itu. Kebetulan saja ia ingin ikut bibinya ini ke ladang. "Anak saya gak biasa main jauh-jauh, paling disekitar sini. Tapi gak tau hari itu ia ikut dibelakang saudara saya bernama Hajar ke ladang. Terakhir pas mau pulang ia lebih duluan, tapi nggak sampai kerumah," cerita Anisa lagi.


Sontak hal ini membuatnya cemas kala itu. Apalagi setelah ditunggu lama Irwan tak pulang-pulang. Johanes bapak Irwan juga turut mencari bersama warga sekitar hingga pukul 21.00 WIB ke lokasi perbukitan yang dipenuhi tumbuhan-tumbuhan dan semak belukar ini, namun hasilnya nihil.


Kemarin, sekitar sepuluh orang anggota Basarnas Tanjungpinang, terus melakukan pencarian dengan menyisir perbukitan ini dengan cara manual. Tim SAR sendiri mulai pencarian pada Senin (5/3) sore.


Beberapa paranormal juga didatangkan untuk membantu mencari keberadaan Irwansyah. "Dari kemarin sudah 7 orang pintar yang kami mintai bantuan. Mereka bilang Irwansyah disembunyikan penunggu gaib, ia masih disana dalam keadaan lemas," ujar Anisa.


Terakhir Anisa berbincang dengan Irwansyah sebelum kejadian. Ada yang aneh dengan anak ini sebut Anisa, sambil makan Irwan tersenyum sendiri tapi sepertinya ia meneteskan air mata. 


"Saya pun heran, dan bertanya, nak kok kamu gitu makannya. Tapi dia tak menanggapi. Saya masih ingat waktu hari itu sebelum hilang ia juga tiba-tiba manja dengan saya. Saya cuma bisa nangis, tapi orang-orang meminta saya untuk tidak sedih," tukas Anisa 


Ibu ini berharap betul anaknya Irwansyah, kembali pulang dengan selamat. Di dalam rumahnya kayunya yang sederhana ini dia pun hanya bisa berdoa. "Orang pintar yang kami mintai bantuan bilang kalau penunggu gaib disana sayang dengan dia, karena dia masih polos dan disembunyikan. Kalau benar, kenapa pula lah anak saya disembunyikan, saya justru lebih sayang dengan anak saya," ujarnya.


Namun terlepas dari semua cerita klenik, upaya pencarian masih dilakukan warga bersama-sama. (san)
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved