Kelangkaan BBM

Kapolda: Tindak Tegas Aparat yang Bermain

Kapolda: Tindak Tegas Aparat yang Bermain


 
Laporan Abd Rahman Mawazi, wartawan Tribunnewsbatam

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Kapolda Kepri Brigjen Pol Yotje Mende tidak main-main dalam pengawasan terhadap penyelewengan BBM subsidi. Hal itu, katanya, merupakan perintah langsung dari Kapolri untuk tetap mengawasi menjelang kenaikan harga BBM bersubsidi pada 1 Apri mendatang. Saat ini, pihak sudah menjalankan penempatan beberapa personel kepolisian di SPBU.

"Saat ini kami fokus pada pencegahan karena operasi belum dimulai. Setiap SPBU kita tempatkan dua orang personel. Kita juga tegaskan agar SPBU tidak melayani pembelian dengan jeriken," katanya. Pengawasan pada pendistribusian dan pembelian di SPBU ini adalah bagian dari pada upaya pencegahan terjadinya penyelewengan.

Yotje berjanji apabila ada oknum yang bermain dalam masalah ini, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas. Ia mengatakan, seringkali pihak SPBU takut karena ada ancaman oknum dari Polri maupun TNI, namun ia menjamin bahwa kepolisian dan TNI telah menjalin kerjasama untuk menindak tegas oknum yang bermain.

"Kepada anggota saya, saya ingatkan agar tidak melakukan nego-nego atau membekingi. Yang ketahuan akan ditindak tegas," tegasnya. 

Sejak penempatan personel kepolisian di setiap SPBU, hingga saat ini belum ada laporan terjadinya penyelewengan. Yotje berharap agar dengan adanya personel tersebut,  pihak-pihak yang hendak memanfaatkan momen menjelang kenaikan BBM ini bisa mengurungkan niatnya. Segala bentuk penimbunan BBM ilegal diancam dengan pidana khusus.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved