Kamis, 23 April 2026

Kenaikan BBM

Demokrat : PKS Gentleman Jika Menarik Tiga Menterinya

"PKS memiliki akhlak politik yang tidak saleh. Karena itu tidak layak diteladani,"

TRIBUNNEWSBATAM, JAKARTA - Tidak konsistennya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam menentukan kebijakan menaikkan harga BBM, terus membuat gerah partai koalisi, terutama Partai Demokrat.

"PKS memiliki akhlak politik yang tidak saleh. Karena itu tidak layak diteladani," ujar Ketua Divisi Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla, dalam konferensi pers yang digelar di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2012).

Menurut Ulil, persoalan ekonomi memang persoalan krusial yang dihadapi oleh setiap pemimpin negara. Ulil mencontohkan ketika Pemerintahan Soeharto berkuasa, yang membuatnya tumbang tidak lain persoalan ekonomi.

Ini tentunya menguji setiap keputusan pemimpin negara, dan yang terlibat dalam kebijakan tersebut.

"Salah satu partai koalisi ternyata tidak cukup berani mengambil sikap solid terhadap opsi pemerintah," kata Ulil.

Ulil menegaskan, jika merasa gentleman, sebaiknya PKS mencabut ketiga menterinya, yakni Menkominfo Tifatul Sembiring, Mensos Salim Segaf Al Jufri, dan Mentan Suswono, yang bercokol dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

"Akhlak PKS akan baik jika PKS yang sudah berseberangan dengan koalisi, menarik para menterinya dari kabinet," cetus Ulil.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved