Investasi
PT Oil Tanking-BP Karimun Tandatangani MoA
PT Oil Tanking-BP Karimun Tandatangani MoA, Upayakan Pekerja Dari Warga Tempatan
Tayang:
Laporan Rachta Yahya, wartawan Tribunnewsbatam.com
TRIBUNNEWSBATAM.COM, KARIMUN – Satu lagi perusahaan
raksasa asal Eropa berinvestasi di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas atau
Free Trade Zone (FTZ) Karimun yakni PT Oil Tanking, sebuah perusahaan yang
bergerak di bidang minyak dan gas (migas). Perusahaan ini berada di selatan PT
Karimun Sembawang Shipyard, sebuah perusahaan galangan kapal di Pasir Panjang,
Kecamatan Meral dengan luas lahan sekitar 25 hektare (ha) dan dana yang
dikucurkan sekitar 500 juta Dolar Amerika Serikat.
Dan kemarin (Jumat, 4/5/2012, red) sekitar pukul 10.00
WIB, dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara PT Oil
Tanking dengan Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Karimun di ruang rapat pusat
pemerintahan Kabupaten Karimun, Poros, Kecamatan Tebing. Penandatanganan
tersebut dilakukan oleh General Manager (GM) PT Oil Tanking, Seven Martin
Partzch dan Ketua BP Kawasan Karimun, HM Taufiq Ilyas dengan disaksikan
langsung oleh Bupati Karimun, Nurdin Basirun.
HM Taufiq Ilyas dalam kata sambutannya berterimakasih
kepada pihak PT Oil Tanking atas ditunjuknya Kabupaten Karimun sebagai projeck
storing (penyimpanan) di Indonesia. HM Taufiq juga mengatakan rencananya PT Oil
Tanking sejak 2 tahun lalu masuk tahap land clearing (pembersihan lahan) dan ke
depannya masuk ke tahap land construction (konstruksi).
“Sejak 2 tahun lalu, PT Oil Tanking tengah melakukan tahap
land clearing dan sebentar lagi masuk tahap konstruksi. Lokasinya berada di selatan
PT Karimun Sembawang Shipyard dengan luas lahan sekitar 25 hektare,” ujar HM
Taufiq Ilyas.
Perusahaan asal Jerman ini rencananya akan membangun 40
buah tanki ukuran besar dan kecil sebagai project storing yang akan kembali dijual
ke dalam dan luar negeri.
Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun itu mengakui
dengan masuknya PT Oil Tanking ini, akan menciptakan lapangan pekerjaan yang
luas bagi masyarakat Karimun pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.
“Kita patut berbangga hati, dengan adanya PT Oil Tanking
ini, Karimun ikut berkontribusi dalam segi pertahanan di bidang energi. Kepada
semua pihak, mari sama-sama kita jaga situasi kondusif di Karimun sehingga
investasi nyaman,” katanya.
Sementara itu, GM PT Oil Tanking, Seven Martin Partzch
dalam sambutannya mengaturkan permohonan maafnya atas batalnya kehadiran
Presiden Direktur PT Oil Tanking yang sedianya hadir dalam pertemuan
penandatanganan MoA tersebut.
“Kami sangat berharap kerjasama dengan BP Kawasan Karimun
bisa terjalin dengan baik ke depannya sehingga apa yang kita cita-citakan
tercapai. Saya juga mohon maaf, Presiden Direktur PT Oil Tanking batal hadir
dikarenakan ada urusan mendadak di Amerika Serikat,” kata Seven Martin Partzch
dalam bahasa Inggris.
Pada kesempatan itu, Bupati Karimun, Nurdin Basirun berjanji
akan menciptakan birokrasi yang sehat dan lebih baik ke depannya. Nurdin juga
meminta kepada pihak PT Oil Tanking agar senantiasa berkoordinasi dengan Pemkab
Karimun dalam hal ini BP Kawasan Karimun jika ditemukan kendala-kendala dalam
upaya menjaga kenyamanan investasi PT Oil Tanking.
Terkait MoA yang terjalin antara PT Oil Tanking dengan BP
Kawasan Karimun dikatakan seorang staf BP Kawasan Karimun antara lain terkait
pekerja dan sumber daya listrik. Untuk pekerja, PT Oil Tanking akan
mengupayakan banyak diisi oleh warga tempatan dengan strata pendidikan dan
keahlian yang benar-benar dibutuhkan PT Oil Tanking. Sementara untuk
kelistrikan, PT Oil Tanking meminta pihaknya diberi kebebasan dalam menjalin
kerjasama dengan pihak manapun.
“Jumlah poin kerjasamanya saya lupa tapi kertas MoA –nya sebanyak
18 lembar. Diantaranya terkait ketenagakerjaan dan kelistrikan,” ujar
narasumber Tribunnewsbatam.com di internal BP Kawasan Karimun itu. (yah)