Kelangkaan BBM
Pertamina Stop Jatah Minyak Tanah PT Cahaya Ampera Karimun
I Ketut Permadi: Stok Karimun Aman!
Tayang:
Laporan Tribunnews Batam Yahya
TRIBUNNEWSBATAM.COM, KARIMUN – Warga Karimun dilanda kekhawatiran!
Jatah minyak tanah sebanyak 588 kilo liter (KL) milik PT Cahaya Ampera Karimun
untuk jatah 176 agen se Kabupaten Karimun distop PT Pertamina (Persero)
terhitung 4 hingga 30 Mei 2012 ini. Skorsing tersebut tertuang dalam surat
Nomor 162/F31250/2012-S3 tertanggal 3 Mei 2012, ditandatangani Sales Area
Manager Pertamina wilayah kerja Kepri , I Ketut Permadi Aryakuumara.
Berdasarkan surat tersebut, skorsing atau penghentian diberikan kepada PT Cahaya
Ampera Karimun dikarenakan penyaluran minyak tanah subsidi tidak sesuai dengan
ketentuan yang telah ditetapkan oleh PT Pertamina (Persero). Pemberian skorsing
itu setelah PT Pertamina (Persero) melakukan pengecekan ke PT Cahaya Ampera di
Leho, Kecamatan Tebing pada 17 dan 29 April lalu.
John Bulu, seorang warga pantai Leho, Kelurahan
Teluk Uma, Kecamatan Tebing kepada wartawan mengaku selama ini dirinya
mendapatkan jatah minyak tanah berkurang sejak per 1 Januari lalu. John mengungkap,
sebelumnya keluarganya mendapatkan jatah 30 liter untuk 6 Kelapa Keluarga (KK).
"Sebelumnya jatah saya dan KK saya dapat 30 liter,
namun berkurang jadi 20 liter, 30 liter per bulan saja kurang, masih dikurangi
lagi," keluh John.
Hal hampir senada juga dikatakan Ramadan Efendi, pemilik pangakalan
minyak tanah subsidi, Ibnu Sina. Ramadan Efendi mengaku selama ini mendapat
suplai dari PT Cahaya Ampera Karimun di pantai Leho, Tebing. Akibat pengalihan
tersebut, Ramadan mengaku terkejut.
"Kami maunya tetap dari Ampera karena kami sudah
lama dan tak pernah ada masalah. Kalau ada pengalihan, banyak prosedur pengalihan
yang harus kami penuhi, ribet saja," keluhnya.
I Ketut Permadi Aryakuumara, Sales Area Manager PT
Pertamina (Persero) wilayah kerja Kepri saat ditemui di gedung Sekretariat
Daerah Karimun kemarin membenarkan adanya pemberian skorsing kepada PT Cahaya
Ampera Karimun untuk jatah minyak tanah sebesar 588 KL per bulan. Namun begitu,
I Ketut berjanji hal tersebut tidak akan membuat stok minyak tanah subsidi langka
di Karimun.
I Ketut Permadi mengatakan jatah minyak tanah PT Cahaya
Ampera Karimun sebanyak 588 KL tersebut akan dialihkan ke agen-agen minyak
tanah subsidi lainnya di Karimun sehingga kebutuhan minyak tanah subsidi di
Karimun akan tetap bisa terpenuhi.