Lifestyle

Mitsubishi Recall Mirage di Thailand

Mitsubishi menggelar kampanye perbaikan massal pada Mirage di Thailand,

TRIBUNNEWSBATAM, BANGKOK - Mitsubishi menggelar kampanye perbaikan massal pada Mirage di Thailand, dilansir BangkokPost, Selasa(24/7/2012).

Sedikitnya 8.000 unit "eco car"  yang sudah berada di tangan konsumen diduga mengalami kelainan pada fungsi indikator bahan bakar. Sementara yang diekspor ke Jepang dan Brunei, menurut Mitsubishi dipastikan bebas.

"Kami curiga kualitas bahan bakar mempengaruhi komponen ini. Karena dengan kualitas bensin yang ada pada dua negara tujuan ekspor tidak ada masalah," komentar Nobuyuki Murahashi, Presiden Direktur Mitsubishi Motors (Thailand).

Sejak kemarin (Senin, 23/7/2012), Mitsubishi Thailand mengaku sudah mulai mengirimkan surat kepada konsumennya untuk memeriksakan kendaraaannya. Sampai hari ini, tercatat 11 unit Mirage mengalaminya. Jadi, indikator bahan bakar tidak akurat menginformasikan posisi dalam tangki, sehingga mogok bisa terjadi sewaktu-waktu!

Theeraphan Laongsri, General Manager Teknik dan Asuransi Mitsubishi Thailand menambahkan, total terdapat 12.200 unit Mirage yang sudah diproduksi di pabrik Laem ChaBang di Provinsi Chon Buri, sejak Maret 2012. Dari jumlah tersebut, 10.300 unit sudah dikirim ke diler di seluruh Thailand,  8.000-an unit di antaranya sudah diterima konsumen.

"Dari jumlah ini, 10.300 di curigai bermasalah, sekitar 8.000 unit akan diperbaiki secara massal, termasuk pemeriksaan dan penggantian komponen. Sedangkan sisa 2.300 unit yang ada pada diler akan diperbaiki sebelum dikirim ke konsumen," beber Laongsri.

Bulan Depan

Komponen pengganti sendiri baru tersedia di seluruh jaringan Mitsubishi Thailand mulai bulan depan. Sambil menunggu, dianjurkan kepada pemilik Mirage agar mengecek isi tangki sebelum bepergian.

"Meskipun belum ada laporan kecelakaan atau korban cidera dari masalah ini, seluruh Mirage yang sudah dikirim ke konsumen akan diperiksa. Kesalamatan menjadi prioritas utama kami, dan setiap ada kelainan pada mobil kami, perusahaan akan memperbaikinya," jelas Murahashi.

Sampai kini, Mitsubishi sudah mengantongi pesanan 22.000 unit Mirage dengan jumlah inden sampai Oktober 2012. "Kami belum tahu seperti apa pengaruh recall ini pada jumlah pesanan, kalau sampai sekarang masih baik-baik saja," jelas Murahashi.(kcm)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved