Breaking News:

Investasi

Dua Set Kapal Bahtera Bahari Shipyard Dibeli PT PLN

Terbukti, kapal-kapal jenis tug boat dan tongkang produksi PT Bahtera Bahari Shipyard Batam mampu memenuhi

Editor:
Dua Set Kapal Bahtera Bahari Shipyard Dibeli PT PLN
Tribunnewsbatam/ ist
Peresmian Penggunaan Dua Set Kapal PT PLN Pusat
Laporan Dedy Suwadha Wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Bisnis perkapalan di Batam makin menjanjikan. Terbukti, kapal-kapal jenis tug boat dan tongkang produksi PT Bahtera Bahari Shipyard Batam mampu memenuhi pasar dalam negeri, terutama kebutuhan kapal untuk perusahaan negara seperti PLN.

Sebagai realisasi kerjasama pengadaan kapal ini, PT Bahtera Bahari Shipyard mendapat kontrak pengadaan dua set kapal tongkang dan tug boat dengan nilai transaksi mencapai Rp 65 miliar. Perusahaan yang membeli adalah PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg), anak perusahaan PT PLN yang akan digunakan untuk mengagkut persediaan batubara pembangkit listrik di sejumlah tempat di kota Pulau Jawa.

Sebagai ucap syukur, digalar acara peresmian pengoperasian dua SET TUG dan Barge, Senin (3/9) di Galangan Kapal Bahtera Bahari Shipyard. Kapal yang di resmikan ini, diberinama TB Srikandi Baruna 2401 dengan  TK Baruna Power 3001. Serta, TB Srikandi Baruna 2402 dengan TK Baruna Power 3002.

Hengki Suryawan, selaku Komisaris PT Bahtera Bahari Shipyard menjelaskan terjualnya dua set kapal ini, bukti kalau perusahaan kapal lokal bisa menjawab pasar untuk perusahaan dalam negeri.

" Dua set kapal ini kami pasarkan dalam kondisi ready stock, dimana harga Rp 65 miliar. Kapal dengan standard Internasional ini, akan menjawab kebutuhan pihak PLN yang akan mengganggkut batu bara.  Tidak saja dua set, kami memiliki 5 unit kapal lagi siap dibuat dan dipasarkan hingga akhir tahun 2012. Artinya, perusahaan kami siap memenuhui kebutuhan pasar, dan tidak perlu lagi membeli ke Cina atau ke luar negeri segala," ujar Hengki yang tercatat sebagai pengusaha besar asal Tanjungpinang ini.

Ditambahkan Hengki, sukses yang didapat kali ini juga peran penting pemerintah dengan fasilitas free trade zone, wilayah Batam. Dengan fasilitas ini, maka harga jual kapal lebih bersaing.

" Kami jual lebih murah, tapi kalau ditanya keuntungan tentu tidak banyak. Karena, pembelian barang dengan dollar, tapi kami jual dengan harga rupiah. Walau begitu, jika ada pihak PLN mau buka tender lagi. Kami pasti akan ikut juga,"ujar Hengki.

Sementara itu, kepercayaan PT PLN memalalui anak perusahaanya Pelayaran  Bahtera Adhiguna (BAg) terhadap perusahaan milik Hengki Suryawan ini karena ketepatan dan ketersediaan kapal yang dibutuhkan bisa terpenuhi dalam waktu cepat.

"Tender kami beberapa bulan lalu, dan kini kapal bisa digunakan. Penting masalah kecepatan waktu, karena kapal ini segera digunakan untuk mengakut jutaan ton batu bara untuk bahan baku pembangkit listrik yang ada di kota-kota di Pulau Jawa. Oleh karena, kapal dalam kondisi ready stock dan harga tender sesuai dengan targetnya, maka kami percaya dengan perusahaan PT Bahtera Bahari Shipyard ini,"ujar Bima Putra Jaya, perwakilan direksi Pelayaran  Bahtera Adhiguna (BAg). (ded)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved