Polda Kepri
Ada Oknum Polisi di Lingga Mengamuk di Hotel Sampurna
Belakang diketahui oknum polisi mengamuk dan memecahkan kaca pintu hotel yang berjejer
LINGGA, TRIBUN - Para penghuni hotel Sampurna di Dabo Singkep berhamburan ketika mendengar keributan di loby hotel. Para tamu itu pun ada yang keluar dari belakang hotel untuk menghindari. Belakang diketahui oknum polisi mengamuk dan memecahkan kaca pintu hotel yang berjejer dengan ruko-ruko lainnya.
Menurut seorang saksi, oknum polisi berinisial Brigadir JP itu mencari pemilik hotel yang biasa disapa Among pada Kamis (6/9) malam. Saat itu, JP yang tengah masuk berat terus berteriak mencari-cari Among. Ia pun memarahi setiap orang yang ditemuinya di hotel itu. Beberapa kali juga ia mondar mandir di loby dan lorong-lorong hotel.
Ketika berhasil bertemu Among, ia pun memukul pemilik hotel itu. Beberapa pukulan mendarat di kepala dan badan Among namun ia tidak begitu menghiraukan pukulan itu dan terus menghindar. "Dipukul di sini dan di sini juga. Pokoknya terus dikecar bos kami itu," kata seorang resepsionis hotel sembari menepuk baru dan kepalanya ketika ditemui wartawan dilokasi hotel, Jumat (7/9).
Semasa berteriak dan terus memanggil Among, JP juga hendak menghempaskan etalase rokok yang berada di atas meja resepsioni. Namun, etalasi itu langsung dipertahankan oleh kasir yang bertugas dan berebut dengan JP. Untungnya, etalasi tidak berhasil direbut JP lalu diletakkan di bawah meja kasir. "Kalau tak diambil kasir, mungkin dah dibantingnya tuh," kata Muslim, saksi lainnya.
JP yang sudah mabuk tingkat Tinggi itu pun semakin mengamuk ketika mengetahui orang yang dicarinya telah pergi. "Pas itulah bapak itu teriak-teriak. di depan. Terus dia pukul kaca pintu pakai tangannya kuat-kuat dan pecah," kata resepsionis sambil menunjukkan gambar di ponselnya.
JP mengalami luka-luka pada dua tangannya di bagian siku hingga pergelangan tangan. Luka itu dikarenakan serpihan kaca tebal yang dijadikan pintu. Malam itu, tambah saksi lainnya, ada polisi yang mencoba menghalau namun tidak berhasil. Aksi itu barulah berhenti ketika beberapa orang polusi datang ke tempat kejadian perkara.
"Di dorong saja gitu waktu masukin ke mobil. Namanya orang sudah masuk, mana sadar lagi," ucap warga yang menonton. Mereka pun heran dengan aksi oknum polisi itu sebab semestinya ia justru memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Hingga berita ini
diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Lingga.
Sedangkan korban dan juga pelaku belum bisa ditemui wartawan.
Tamu Langsung Sepi
Sorang resepsionis yang bertugas Jumat pagi mengatakan hotel tersebut sepi dari tamu sejak kejadian malam itu. Beberapa tamu menjadi takut untuk datang karena khawatir masih ada ribut.
"Semalam langsung sepi bang. Kosong tak ada yang nginap," kata Sisca. Biasanya, hampir separuh kamar hotel itu terisi apalagi menjelang akhir pekan.