Pilwako Tanjungpinang
Lis-Syahrul Usung Jargon HLS Selama Masa Kampanye
Usai pencabutan nomor urut calon, Sabtu (8/9) lalu, pasangan calon Lis - Syahrul langsung
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG-Usai pencabutan nomor urut calon, Sabtu (8/9) lalu, pasangan calon Lis - Syahrul langsung mengumumkan jargon yang akan dipakai dalam kampanye-kampanye di waktu mendatang. Pasangan calon yang mendapat nomor urut 2 ini akhirnya sepakat memakai jargon HLS, Haji Lis - Syahrul.
Acara pengumuman jargon ini disejalankan dengan berbagai kegiatan lain, dan digelar di lapangan Pamedan kota Tanjungpinang, Sabtu (8/9). Salah satu kegiatan digelar bersamaan dengan acara pengumuman jargo itu adalah pengukuhan Relawan Manunggaling Sedulur sebagai suatu kelompok masyarakat asal Jawa, untuk mendukung dan memenangkan pasangan Lis - Syahrul dalam pemilihan walikota (Pilkwako) Tanjungpinang, Oktober mendatang. Relawan yang sempat diangkat pada Juli lalu itu akhirnya dideklarasikan oleh pasangan Lis - Syahrul.
"Deklarasi ini merupakan tindak lanjut dari dua momentum pertemuan penting yang digelar antara para warga dan sesepuh Jawa sebelumnya. Relawan ini terbentuk atas inisiatif warga Jawa di kota Tanjungpinang yang menghendaki Lis - Syahrul terpilih sebagai pemimpin kota Tanjungpinang. Memang awalnya kami tak percaya bisa mengumpulkan banyak warga Jawa. Namun, akhirnya terbukti juga. Dengan ini, kami mulai yakin bahwa warga Jawa benar-benar kompak untuk membawa perubahan untuk kota Tanjungpinang," Poniran, ketua Relawan Manunggaling Sedulur, usai gelaran rangkai acara tersebut.
Relawan tersebut dibentuk
atas inisiatif warga Jawa sendiri. Hal itu antara lain bisa terbukti
dari dana yang terkumpul untuk pembentukan relawan ini. Menurut Poniran,
untuk membentuk relawan itu, Lis - Syahrul sama sekali mengeluarkan
uang sepeser pun.
"Kegiatan ini juga dibarengi dengan acara halal bi halal warga Jawa, pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Dalang, Warseno Slenk asal Solo, Jawa Tengah. Acara ini digelat sebagai pengobat rindu warga Jawa yang lama tak pulang kampung, dan menyaksikan langsung wayang kulit semalam suntuk," tambah Poniran lagi.
Kekompakan dan ketulusan warga Jawa ini diberi apresiasi oleh Lis Darmansyah sendiri. Dalam acara tersebut, dia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada relawan Manunggaling Sedulur dan seluruh warga yang sudah membuang waktu, tenaga dan pikiran untuk mendukung dirinya melaju ke Pilwako mendatang.
"Kami ini bukan hanya milik warga Jawa. Namun, kalau warga Jawa di Tanjungpinang ini kompak, maka kemenangan kita pun semakin dekat," kata Lis yang segera setelah itu mendapingi wakil gubernur Kepri HM Soerya Respationo untuk menyerahkan bantuan halal bi halal kepada empat panti asuhan se-kota Tanjungpinang. (tom)