Pendidikan
Saya Nggak Nyangka Dapat Medali Perak
Dikaimin siswa SMA Yos Sudarso Batam berhasil meraih medali perak dalam ajang Olimpiade Sains tingkat Nasional (OSN)
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Keinginan siswa kelas III SMA Katolik Yos Sudarso untuk mendapat medali di ajang Olimpiade Sains tingkat Nasional (OSN), ternyata membuahkan hasil. Dari empat siswa SMA Yos Sudarso yang dikirim, satu diantaranya berhasil meraih medali Perak dan satu-satunya medali yang di dapat Kepri dalam kompetisi tersebut.
Siswa yang berangkat adalah Brian Aditya jurusan Fisika, Carfin jurusan Komputer, Dikaimin jurusan Komputer, dan Kenly Muliana Pamadi jurusan Matematika. Siswa yang berangkat mewakili Kepri ke Olimpiade tingkat nasional sebanyak 12 orang, enam orang dari Batam yakni 4 orang dari SMA Yos Sudarso, satu orang dari SMA 1 Batam jurusan Ekonomi dan satu orang dari SMA Immanuel Batam jurusan Fisika. Sedangkan sisanya dari Karimun, Tanjungpinang dan Bintan.
Dikaimin jurusan Komputer menjadi satu-satunya yang mendapat medali. Ia pun mendapat pujian dari rekan-rekannya di sekolah. Sekilas orangnya terlihat pendiam, tapi bicara tentang program komputer langsung nyambung. Pria jurusan IPA itu menyebut selama pelaksanaan Olimpiade Sains di Jakarta, tingkat kesulitan soal cukup sulit. "Saya ujian di Universitas Indonesia (UI). Ada empat soal yang dikerjakan selama 5 jam. Saya ikut ujian dua hari," kata Dikaimin.
"Saya awalnya tidak menduga bisa dapat Perak. Tapi setelah diberikan skor, saya urutan kedua sehingga bisa saya pastikan medali perak. Kalau tahun lalu saya mendapat perunggu," kata Dikaimin seraya menunjuk medali tersebut.
Ia menyebut dalam ujian itu ada 90 perserta dari seluruh Indonesia yang berlomba memperebutkan 30 medali. Medali yang direbut 5 emas, 10 perak dan 15 perunggu. "Saya mendapat perak dan saya berharap bisa lolos untuk tingkat internasional yang akan dilakukan seleksi tiga tahap. Saya berharap bisa lolos agar bisa bertarung di Australia," harapnya. (*)