Pilwako Tanjungpinang
KPU Pinang Temukan Kelebihan 253 Surat Suara
Zulkifli Riawan selaku ketua Pokja Pemilihan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Zulkifli Riawan selaku ketua Pokja Pemilihan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang mengatakan untuk kartu pemilih sudah sampai ke KPU sekitar tiga hari yang lalu. Jumlah kartu pemilih sebanyak 153481.
"Sudah sampai tapi masih didalam box. Belum kita bagikan," Zulkifli, Rabu (17/10)Siang.
Sebelum dibagikan kemasyarakat. Kartu ini tentunya akan di sortir terlebih dahulu. Takutnya nanti ada kartu pemilih salah alamat dan dimanfaatkan oleh orang-orang yang yang tidak bertanggung jawab.
"Kita cocokkan dulu kartunya di Rekap TPS masing-masing. Setelah itu baru kita bagiakan ke masing-masing calon pemilih. Rencananya dibagi dibawah tanggal 26," ujar Zulkifli lagi.
Salah satu masalah yang ditakutkan adalah jika pemilik kartu Pemilih telah meninggal dunia dan pindah alamat. "Makanya kita melakukan Kroschek lagi kita rekap dari DPT yang telah ada baru nanti kita bagikan," terangnya.
Pengecekan kartu pemilih itu dilakukan tentunya juga diawasi oleh Panwaslu agar tidak terjadi kecurangan. Mas Furqon selaku ketua panwaslu yang datang ke kantor KPU saat itu mengatakan anggotanya akan selalu mengawasi setiap pekerjaan yang dilakukan KPU. Mereka tidak mau nantinya terjadi kekeliruan dan menyebabkan efek yang buruk.
Mas Furkon mengatakan, Sebelumnya pada Kertas suara berlebih sebanyak 253 surat suara. Dan ini masih diletakan di Kantor KPU.
"Surat suara yang sudah dilipat kemarin kan berlebih sebanyak 253. Memang kalau aturannya jumlah surat suara yakni DPT ditambah 25 persen. Tetapi setelah dihitung lebih 25 persen masih juga berlebih 253," ungkap Furqon.