Lifestyle
Turis Malaysia Makin Ramai Berlibur ke Bali
Wisatawan Malaysia semakin ramai datang berlibur ke Bali, lebih-lebih pada musim liburan akhir tahun.
Turis dari Malaysia akan lebih banyak datang menyambut pergantian tahun 2012 ke 2013. "Turis negara Asia lainnya boleh berkurang ke Bali seperti Korea, Taiwan dan Thailand, tetapi pelancong asal negeri Jiran itu tetap ramai ke sini," kata pengamat pariwisata dan pemandu wisata daerah ini, Wayan Sudana, di Denpasar, Selasa (30/10/2012).
Pemerintah Malaysia pernah mengeluarkan peringatan perjalanan (Travel Advisory) terhadap masyarakatnya yang melakukan perjalanan wisata ke Indonesia, termasuk Bali, namun tampaknya kurang digubris.
Hal itu terbukti dari jumlah kunjungan turis asing asal Malaysia yang berlibur ke Bali bertambah banyak hampir setiap bulannya. Hal ini menandakan kondisi keamanan dan kenyamanan di daerah tidak menganggu kembali.
Turis asal Malaysia sudah mulai ramai mendatangi objek-objek menarik yang ada di Bali, karena merasakan aman dan nyaman berada di Bali, tutur Wayan Sudana.
Laporan Dinas Pariwisata Bali, turis asal Malaysia yang berlibur ke daerah ini selama 2011 hingga September mencapai 121.548 orang.
Angka ini menunjukan kenaikan sebesar 6,33 persen, jika dibandingkan dengan periode sama 2012 menjadi 129.248 orang. Semakin ramai turis Malaysia ke Bali, menyebabkan peranannya mencapai 6,03 persen dari seluruh turis asing ke Bali yang terbang langsung dari negerinya yang mencapai 2.126.281 orang selama Januari-September 2012.
Malaysia juga termasuk negara pemasok wisatawan asing empat besar ke Bali setelah Australia pada urutan pertama sebanyak 608.255 orang, menyusul China 235.089 orang dan di peringkat tiga adalah Jepang 140.606 orang.
"Saya pernah menyatakan, pengusaha industri pariwisata Bali tidak perlu khawatir akan adanya Travel Advisory yang dikeluarkan suatu pemerintahan asing, karena semua itu sifatnya sementara saja," kata Wayan.
Pemerintah Australia sering melakukan hal yang sama, kalau di Indonesia atau di Bali terjadi peristiwa yang tidak menyenangkan, tetapi buktinya sekarang turis Australia yang datang berlibur ke Bali justru pada peringkat pertama.(ANT)