Rabu, 10 Juni 2026

Sport

Soerya Geregetan Teror Malaysia

Bungkam Ejekan dengan Kemenangan, Indonesia Yakin Kalahkan Malaysia

Tayang:
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Jelang laga panas El Clasico Melayu, Malaysia vs Indonesia di Piala AFF 2012, beredar ejekan dan teror oleh suporter Malaysia. Kondisi ini membuat jengkel masyarakat Indonesia, tak terkecuali Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo.

Timnas Indonesia akan meladeni Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (30/11) malam. Laga ini sangat menentukan bagi kedua kesebelasan untuk lolos ke babak empat besar.

Soerya mengaku gregetan ingin menonton langsung laga tim Indonesia menghadapi Malaysia dalam laga Piala AFF, Sabtu ini. Namun karena kesibukannya, Soerya mengaku memilih tak melewatkan laga bigmatch sarat gengsi itu di kediamannya.

Menurut Soerya ejekan dan teror-teror itu harus dijawab dengan elegan. Kemenangan, harga mati bagi Andik Vermansyah dkk.

"Kita harus jawab ejekan dan teror dari pendukung Malaysia dengan kemenangan. Kalau benar soal ejekan-ejekan levat video itu berarti itu sudah merendahkan martabat kita. Kemenangan harga mati untuk Tim Garuda," katanya kepada Tribun, Jumat (30/12) sore.

Soerya menceritakan, laga Indonesia vs Malaysia selalu panas. Pada tahun lalu bahkan Soerya sempat menggelar nonton bareng di halaman kediamannya di Duta Mas untuk menghimpun kebersamaan para fans.

Namun karena berbagai alasan kesibukan, acara itu belum sempat dirancang sebelumnya. "Tahun lalu kita ramai-ramai nonton bareng. Meriah sekali. Kalau sekarang diejek, tentu nasionalisme kita juga terusik," ujarnya seraya meminta agar warga Kepri turut mendukung perjuangan Tim Garuda dengan doa.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, tak sedikit warga Batam yang berniat menonton langsung ke Stadion Bukit Djalil dalam laga penentuan ini.

Namun para pecinta bola di Batam sempat waswas dengan suasana panas yang mengemuka sebelum laga.

"Ada teman-teman sekitar 10 orang hendak berangkat, tapi katanya takut karena memanas. Mereka batal berangkat," ujar Iksa, salah seorang bola mania di Batam kepada Tribun.

Harga diri bangsa

Harga diri bangsa menjadi pertaruhan saat Indonesia menghadapi tuan rumah Malaysia. Meski hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke babak semifinal, Indonesia menargetkan kemenangan atas Malaysia.

Laga antara Indonesia melawan Malaysia selalu penuh gengsi. Rivalitas kedua negara serumpun dalam berbagai aspek akan direprsentasikan pada laga krusial ini. Indonesia berambisi membalas kekalahan di babak final dua tahun lalu sekaligus meraih tiket lolos ke babak semifinal.

"Ini tak sekadar pertemuan biasa, kita akan mempertaruhan harga diri, harkat, dan martabat bangsa. Karena itu pemain harus menunjukkan semangat bertarung yang tinggi," ujar Pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar, kepada wartawan di Kuala Lumpur, Jumat (30/11).

Skuad Garuda pun mengamini pernyataan sang pelatih. Mereka siap tampil habis-habisan untuk meraih hasil maksimal dalam laga panas ini."Kita berusaha dan memberikan hasil yang terbaik bagi Indonesia. Pertandingan ini penting untuk harga diri bangsa karena yang lalu kita selalu kalah dari Malaysia," kata bek tengah Fachrudin kepada Tribun seusai menjalani latihan di Lapangan Institut Penilaian Negara, Bangi, kemarin pagi.

Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos, namun menargetkan kemenangan demi menjaga harga diri bangsa. Selain itu, kemenangan akan menempatkan Tim Merah Putih sebagai juara grup.

Saat ini Indonesia memimpin klasemen sementara Grup B dengan empat poin, disusul Singapura dan Malaysia dengan tiga poin, dan Laos yang mengoleksi satu poin. Keempat tim sama-sama memiliki kans lolos ke empat besar.

"Tim saya sedang berada dalam kondisi bagus dan kami percaya diri untuk menghadapi pertandingan besok (hari ini) agar mendapatkan hasil yang bagus," ujar

Pelatih Nil Maizar.

Melawan Malaysia, Nil cukup dipusingkan dengan absennya bek tengah, Wahyu Wijiastanto. Pemain Persiba Bantul tersebut tidak bisa bermain karena harus menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. Nil mengaku masih memikirkan pemain yang akan menutup absennya Wahyu.

Dengan tuntutan harus menang untuk lolos ke semifinal, Pelatih Malaysia, Datuk K Rajagobal, menegaskan timnya akan berjuang keras untuk mengalahkan Indonesia dengan mempertahankan gaya bermain agresif.

Penyerang Malaysia, Norshahrul Idlan Talaha, paham betul bahaya yang bisa ditimbulkan tim Indonesia. Menurut Norshahrul, Indonesia merupakan tim yang bagus dan memiliki tim yang kompak. Etos kerja skuad Merah Putih juga tinggi.

"Besok (hari ini) kedua tim bertanding untuk mencari kemenangan. Kualitas kedua tim seimbang. Tim yang tampil 100 persen akan meraih hasil positif," ujar Norshahrul kepada Tribun.

Malaysia kemungkinan tanpa gelandang Khyril Muhymeen. Pencetak gol keempat Malaysia ketika menggilas Laos 4-1 di matchday kedua ini diragukan tampil akibat dibekap cedera.(tribun Batam Cetak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved