Rabu, 10 Juni 2026

Lifestyle

Honda Otocontest 2012, Ajang Modifikator Muda Indonesia Unjuk Gigi

PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar kontes modifikasi sepeda motor Honda Otocontest (HOCS) 2012.

Tayang:
TRIBUNNEWSBATAM, DENPASAR - PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar kontes modifikasi sepeda motor Honda Otocontest (HOCS) 2012.

Setelah melalui seleksi yang cukup ketat yakni 1.600 motor modifikasi Honda dari 14 kota besar di Indonesia, terpilih 124 motor modifikasi Honda yang masuk ke tahap final battle yang diselenggarakan hari Minggu (9/12/2012) di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Penyelenggaraan HOCS tahun ini, memasuki tahun keempat sejak penyelenggaraan pertamanya di 2009 lalu. 

Lomba modifikasi motor Honda ini terbagi atas 12 kelas, yakni Aksesoris, Pemula, Matic Pemula, Street Racer Modify, Body Art Sticker, Custom Modify, Sport Custom, Racing Style, Matic Funky, Club Funky, Sport Funky, dan Xtreme.

Dari 124 peserta modifikasi motor Honda terpilih 4 King HOCS 2012 yang akan berangkat ke Bangkok untuk bertarung dengan modifikator negara lain di International Motorshow 2013.

King of Rookie berhasil dimenangkan oleh David Ekwanudin dengan motor Honda Blade dan King of Fashion diraih oleh Hery Setiawan dengan motor Honda Tiger.

Sementara King of Non Extreme oleh Deny Puguh Dariyanto dengan motor Honda Mega Pro dan King of Extreme berhasil dimenangkan oleh Peterson Rivai dengan motor Honda PCX.

"Alhamdulillah banget. Saya enggak nyangka kalau bisa jadi salah satu King HOCS 2012 ini," ungkap Deni Puguh Dariyanto yang berhasil menyabet gelar King of Non Extreme dalam rilis yang diterima Tribun.

Ketua Dewan Juri HOCS 2012, Agustinus J-Punk mengatakan, dari masing-masing kategori memiliki nilai lebih. “Baik dari segi teknologi maupun pengaplikasian ide kreatif yang dituangkan oleh para modifikator," beber J-Punk.

Sementara menurut Judhy Goutama, Senior Manager Brand Activation Dept PT Astra Honda Motor (AHM), HOCS tahun ini banyak modifikasi yang mengaplikasikan teknologi tinggi.

Salah satunya adalah King Extreme yang mengaplikasikan berbagai teknologi modern. "HOCS 2012 lebih kreatif dan lebih berani. Saya mengharapkan untuk tahun-tahun yang akan datang akan semakin meningkat. Karena King HOCS ini nantinya akan bertarung dengan para modifikator dengan skala International," ungkap Judhy.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM Agustinus Indraputra, mengatakan kontes modifikasi ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda dalam berkreasi, khususnya para modifikator berbakat Indonesia.

"Beberapa model sepeda motor Honda yang identik dengan anak muda sangat mudah dimodifikasi, sehingga memberi ruang berkreasi bagi pemiliknya. Kami memahami konsumen mewujudkan mimpi memodifikasi motornya sesuai mimpi mereka dan memberi kebanggaan dalam mengendarainya," tutur Indraputra disela acara Final Battle Honda Otocontest.

Kontes modifikasi motor Honda ini secara tidak langsung memang menjadi salah satu barometer perkembangan trend modifikasi motor saat ini.

Ide-ide cemerlang sang modifikator selalu menjadi acuan tren modifikasi motor Honda di Indonesia. Para modifikator dari ajang HOCS pun telah terbukti mampu bersaing dengan para modifikator dari negara lain.

Judhy mengungkapkan, saat ke Bangkok beberapa waktu lalu, motor yang dibawa dari Indonesia berhasil menyedot perhatian masyarakat Thailand. “Banyak yang kagum dengan modifikasi motor Honda di Indonesia. Jadi kami berharap semoga kedepannya ajang HOCS ini akan menjadi kiblat modifikasi berskala internasional.”

Guna memenuhi keinginan dari para peserta modifikasi, PT Astra Honda Motor berencana untuk menambah 3 kota baru yang nantinya akan menjadi 17 kota untuk HOCS 2013. "Tahun depan kita akan memperluas lokasi HOCS. Kita akan berekspansi ke Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat dan Bangka Belitung," tandas Judhy.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved