Sambil Makan Siang, Anak-anak Punk Curhat kepada Wakil Walikota Batam

Puluhan anak punk mengeluhkan tindakan kekerasan yang kerap dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria S 

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Puluhan anak punk mengeluhkan tindakan kekerasan yang kerap dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Selama ini banyak masyarakat yang salah mempersepsikan keberadaan anak punk. Seperti yang dikatakan Alex, anggota punk di Batam. 

"Kami tidak suka sama Satpol PP. Mereka suka melakukan kekerasan dalam penangkapan. Setiap kami ditangkap pasti ada yang di pukul. Kadang kami cuma nongkrong saja di tangkap, padahal tidak ngapa-ngapain. Cuma duduk saja," ujar salah seorang anak punk kepada Wakil Walikota Batam H Rudi SE MM, saat mereka memenuhi undangan makan bersama Wakil Walikota, Selasa (12/2/2013) kemarin. 

Dijelaskannya, selama ini komunitas anak punk di Batam tidak ada yang berpangku tangan. Rata-rata anak-anak punk ini sudah memiliki pekerjaan.

"Di sini ada juga kok yang kerja di perusahaan. Saya sendiri kerja di salah satu perusahaan telekomunikasi. Semua anak punk punya kreatifitas, mulai dari musik, sablonan, gimbal, sampai punya studio tatto. Kami semua bekerja, dan punya skill. Kami semua baik-baik saja kok, Satpol PP yang jahat-jahat," ujarnya. 

Kala makan siang itu, Wakil Walikota Batam Rudi, mendengarkan langsung keluhan anak-anak punk ini. Rudi berjanji akan berkoordinasi dengan Satpol PP. 

"Nanti saya sampaikan, supaya mereka tidak harus turun ke jalan. Cuma dengan syarat, kalian juga harus bisa jaga Batam. Saya titipkan Batam sama kalian," kata Rudi. 

Menurut Rudi, selama ini aksi penangkapan dilakukan akibat banyaknya keluhan dari masyarakat terhadap keberadaan punk.

"Kebetulan punk yang ketemu saya baik-baik semua. Nah, saya nggak tahu yang ketemu sama masyarakat itu siapa, kalian atau bukan. Yang pasti banyak laporan ke kami kalau ada yang ketakutan karena anak-anak di jalanan itu," jelas Rudi panjang lebar. (*) 
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved