Jembatan I Pulau Dompak Tanjungpinang Akan Dilanjutkan Kembali

royek Multy Years Jembatan I Pulau Dompak Tanjungpinang Kepri yang terbengkalai kembali jadi perbincangan.

Jembatan I Pulau Dompak Tanjungpinang Akan Dilanjutkan Kembali
Tribunnewsbatam.com/Dedy Suwadha
JEMBATAN - Proyek Multy Years jembatan I Pulau Dompak Tanjungpinang Kepri yang terbengkalai kembali menjadi perbincangan. Wacana kali ini melecutkan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri dan DPRD Kepri melanjutkan pembangunan jembatan I tersebut.
Laporan Tribunnews Batam, Thomlimah Limahekin

TRIBUNNEWSBATAM, TANJUNGPINANG - Proyek Multy Years Jembatan I Pulau Dompak Tanjungpinang Kepri yang terbengkalai kembali jadi perbincangan. Pastinya, wacana kali ini, melecutkan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri dan DPRD Kepri melanjutkan pembangunan jembatan I tersebut. 

Namun,anggaran tetap jadi pertimbangan serius. Pasalnya, pembangunan jembatan ini sudah menghabiskan uang negara miliaran rupiah.

"Saya kira setiap pihak sangat hati hati dalam penganggaran kelanjutan pembangunan jembatan itu, setelah ada kajian teknis dan hukum ini. Saya secara pribadi setuju supaya jembatan itu harus dilanjutkan. Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah aspek keselamatan. Agar jembatan ini bisa difungsikan, maka kita harus sepakat untuk melanjutkan pembangunannya," kata Rudy Chua, anggota Komisi II DPRD Kepri, Rabu (13/2/2013).

Rudy juga mendukung sepenuhnya kelanjutan pembangunan jembatan tersebut. Hanya saja, dia agak sangsi kalau jembatan yang menghubungkan Pulau Dompak dan daratan Tanjungpinang itu bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Apalagi dana yang dibutuhkan untuk menuntaskan pembangunan jembatan ini bisa mencapai Rp 200 an miliar

Rudy memperkirakan, pembanguan lanjutan jembatan I pulau Dompak ini baru akan selesai dikerjakan, setidaknya antara 3   5 tahun mendatang.

"Kita pikir secara akal sehat, setelah menerima hasil kajian, tidak mungkin Pemprov langsung melanjutkan pengerjaan jembatan itu. Paling tidak dananya dianggarkan pada 2014. Dan, lelangnya setidaknya dimenangkan pada April 2014. Tidak mungkin, 8 bulan sisanya, kontraktor bisa selesaikan jembatan itu. Makanya saya bilang, jembatan itu baru bisa diselesaikan antara 3   5 tahun lagi," tandas Rudy kepada awak media.

Rudy menganjurkan, nilai estetis (keindahan_red) dari jembatan I pulau Dompak ini pun diperhatikan dalam konsep pembangunan jembatan itu selanjutnya. Sebab, nilai estetis itulah yang akan menjadikan jembatan itu sebagai ikon untuk kota Tanjungpinang, sama seperti jembatan Barelang yang menjadi ikon kota Batam, yang bisa menarik perhatian banyak orang, baik di dalam maupun di luar negeri.

"Kedepan, dekornya itu dibuat agak menarik, sehingga nanti seperti jembatan Barelang. Tanjungpinang tak punya jembatan yang menarik. Nanti jembatan itu dibuat cantik sehingga akan jadi ikon Tanjungpinang. Jembatan I dan II itu dahulu dibuat jadi pintu belakang,sehingga estetikanya itu tak ada. Justru jembatan I itulah yang jadi pintu depan. Makanya harus diperhatikan nilai estetisnya," anjur anggota Komisi II DPRD Kepri itu. 
 
Hari Ini Ada Hasil Kajian LIPI

Seperti apa kelanjutan proyek Jembatan I Pulau Dompak ini akan dipastikan melalui hasil kajian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kamis (14/2). Gubernur Kepri HM Sani, menegaskan hasil kajian itulah yang bakal dijadikan sebagai dasar untuk melanjutkan jembatan yang selama ini dibiarkan terbengkelai itu.

"Besok (Kamis, 14/2_red) kita akan dengarkan hasil kajian dari LIPI. Dari hasil kajian itu, kita bisa mengambil langkah langkah untuk melanjutkan jembatan tersebut. Apa pun hasil kajiannya, saya sudah berkomitmen, jembatan itu harus dilanjutkan," ungkap Sani ketika bertandang ke rumah Rudy Chua, dalam rangka silahturahim Imlek, kemarin.

Keputusan untuk melanjutkan pembangunan jembatan tersebut, tidak lalu membatalkan proses yang tengah dilewati saat ini. Menurut Sani, seluruh proses teknis dan juridis yang sudah sedang dilakukan oleh pemerintah provinsi (Pemprov) Kepri dan rekanannya (kontraktor_red), akan terus dilanjutkan sampai tuntas. Setelah mendengarkan hasil kajian tersebut, aku Sani, Pemprov Kepri akan membentuk tim yang akan berkoordinasi dengan DPRD Kepri untuk menggagaskan kembali kelanjutan jembatan ini.

"Saya tidak mengandai andai, apakah pembangunan jembatan itu bakal dilanjutkan atau di redesign (dikonsepkan_red) lagi. Tetapi pada prinsipnya pembangunan jembatan itu tetap diteruskan. Ini bukan berarti pengerjaan jembatan itu harus selesai tahun depan. Kalau dianggarkan sekaligus tentu tak bisa, karena biaya terlalu banyak untuk kita," aku Sani.

Akhir Januari lalu, ketika meresmikan Mesjid Raya Pulau Dompak, Sani sendiri sempat menyinggung kelanjutan pembangunan jembatan I ini. Kepada awak media, dia mengatakan bahwa dalam APBD 2013 Kepri, tidak dianggarkan dana untuk kelanjutan pembangunan jembatan tersebut. Pemprov Kepri hanya menganggarkan Rp 20 miliar, tetapi itu pun cuma dijadikan sebagai dana persiapan perencanaan pembangunan setelah hasil kajian tersebut sudah dikeluarkan oleh LIPI. (*)
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved