Meteor 10 Ton Meledak di Rusia Serasa dalam Film Armageddon

Meteor seberat kira-kira 10 ton melesat dengan kecepatan supersonik meledak di atas permukaan tanah kemudian memendar.

TRIBUNNEWSBATAM.COM-  Langit Kota Chelyabinsk, di wilayah Ural, bagian tengah Rusia, Jumat (15/2) pagi tiba-tiba terang benderang. Tak lama kemudian ledakan bak dentuman bom terdengar warga seantero kota. 

Beberapa saat kemudian diketahui di wilayah itu telah terjadi ledakan dari meteor yang jatuh ke bumi. Meteor ini diperkirakan seberat 10 ton hingga 11 ton. Akademi Sains Rusia, dalam pernyataan resminya juga menyatakan, meteor melesat dengan kecepatan supersonik hingga 54.000 kilometer per jam. Saat berada di ketinggian 30-50 kilometer di atas permukaan tanah, meteor tersebut meledak.

Ledakannya begitu kuat hingga memporak-porandakan daerah di bawahnya. Laporan terakhir, tak kurang dari 950 orang luka-luka, 195 di antaranya anak-anak, serta tiga korban kritis. Umumnya, mereka terluka terkena pecahan kaca bangunan akibat getaran yang sangat kuat. Pemerintah Rusia langsung mengerahkan 20.000 petugas tanggap bencana dan 3 helikopter untuk menyisir korban peristiwa tersebut.

Diperkirakan terdapat pecahan meteor yang jatuh sampai ke permukaan Bumi. Juru bicara militer Rusia Yarslavl Roshuokin mengatakan ditemukan kawah bekas tumbukan meteor berdiameter 6 meter di dekat sebuah danau di daerah Cherbakul.

Selain itu, sebuah pecahan meteor juga diperkirakan jatuh di pabrik seng yang porak poranda bagian atapnya karena gelombang kejut saat ledakan terjadi. Atap pabrik seluas 600 meter persegi ambruk.

Saat meteor meledak sekitar pukul 09.20 waktu setempat, suasana bak "kiamat". Saat itu penduduk mulai beraktivitas, sehingga beberapa orang sempat merekam detik-detik menjelang ledakan. Saat meteor meledak, dilaporkan sempat terjadi perubahan suhu di sekitar lokasi dari -6 derajat menjadi -18 derajat Celcius dan gelap beberapa saat. Ledakan juga sempat memutus layanan telekomunikasi.

Kepanikan benar-benar terasa di pemukiman warga. Bahkan ada yang mengira kiamat telah tiba. Seorang saksi mata, Gulnara Dudka menceritakan peristiwa dramatis itu membuatnya ketakutan.
 "Saya melihat kilatan terang dari belakang saya. Semua menyala, sangat terang. Itu seperti di film Armageddon ketika hujan meteor dimulai, saya benar-benar mengira itu seperti kiamat tiba," tutur wanita berumur 20-an tahun itu.

"Sangat mengerikan, khususnya ledakan tersebut. Sangat kuat. Saya hanya membisu. Itu begitu kuat," cetusnya seperti dilansir Daily Mail, Jumat. 
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved