Breaking News:

PRAHARA DEMOKRAT

Anas Urbaningrum 4 Jam di Batam Rapat Rahasia

Anas Urbaningrum tiba-tiba berada di Batam. Dikabarkan dia hanya selama 4 jam di Batam dan mengadakan rapat rahasia.

Anas Urbaningrum 4 Jam di Batam Rapat Rahasia
tribunnews.com
ANAS- Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menandatangani pakta integritas di Jakarta 14 Februari 2013. Tanggal 24 Februari 2013 Anas tiba-tiba datang ke Batam.
Laporan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Sehari setelah menyatakan berhenti sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum diam-diam terbang ke Batam untuk menggelar pertemuan rahasia dengan sejumlah loyalisnya, Minggu (24/2).

Pertemuan dilakukan di sebuah hotel dan rumah makan terkenal di tepi laut, kawasan Bengkong Laut,  Batam. Anas terbang ke Batam menumpang Garuda Indonesia GA 0152 pukul 09.00 WIB dan mendarat sekitar pukul 10.15 di Bandara Hang Nadim.

Seorang kader Partai Demokrat Kepri membenarkan kedatangan Anas ke Batam. "Benar, Bang Anas ke Batam. Namun saya tidak tahu agendanya apa. Anas  baru terbang lagi ke Jakarta pukul 15.00.  Dia datang bersama ajudannya. Namanya Sutomo," kata kader itu.

Kader tersebut menduga pertemuan itu masih berhubungan dengan upaya Anas mengamankan posisinya, terutama setelah dijaring sebagai tersangka kasus korupsi proyek pembangunan kompleks olahraga di Hambalang, Bogor. Muncul kabar, Anas tercatat sebagai komisaris di sebuah perusahaan besar di wilayah Kepulauan Riau milik seorang loyalisnya.

"Saya dengar informasi Anas berperan sebagai komisaris dalam perusahaan itu. Saya menduga, kedatangan Anas ada kaitannya dengan upayanya mengamankan aset tersebut. Sebab, ada informasi dari Jakarta bahwa Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) mau selidiki aset Anas," katanya.

Abdul Aziz,  anggota DPRD Kepri yang juga mantan Ketua DPD Demokrat Kepri menceritakan, sebagai kader yang loyal kepada partai, dirinya menyampaikan informasi keberadaan Anas itu kepada Ketua Dewan Pembina dan Ny Ani Yudhoyono.

"Ya sekarang kami  ikuti aturan saja. Anas Urbaningrum sudah ditetapkan jadi tersangka oleh KPK. Jadi keberadaan Anas di Kepri atau Batam untuk tujuan apa? Kalau mau koordinasi dengan DPD Partai Demokrat Kepri, status Anas sebagai apa? Ia kan sudah mundur dari Ketua Umum  DPP Demokrat," kata Abdul Aziz. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved